Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Pemerintah didorong untuk melestarikan keris

sampel keris majapahit sampel keris majapahit

Jogjakarta-KoPi| Dosen Fakultas Teknik Fisika UGM, Prof. Sunarno mendorong pemerintah melakukan pelestarian keris. Beberapa program melalui peningkatan sosialisasi keris dan penelitian keris nusantara. Untuk penelitiankeris ini pemerintah menganggarkan langsung terhadap penelitian keris nusantara. Pasalnya setelah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia oleh PBB, tingkat kepedulian masyarakat terhadap keris masih rendah.

Masyarakat awam masih salah kaprah menilai keris. Mereka sering terjebak keris sebagai benda pusaka yang memiliki ilmu magis.

"Mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghargai keris sebagai aset budaya nasional supaya orang itu mempertahankan keris," jelas Prof. Sunarno seusai sosialisasi keris di Puro Pakualaman pukul 18.00 WIB.

Prof. Sunarno menambahkan masyarakat Jawa yang masih kental budaya Jawa untuk tetap memelihara keris peninggalan leluhurnya.  Sementara terkait persoalan magis keris, itu bukan kendala pasalnya semua tergantung kepercayaan masing-masing.

"Tidak hanya di keris, kalo mau dimasukin (penunggu), di kursi pun juga bisa, bila tidak mampu memelihara jangan dilarung mending dibawa ke museum," imbuh Sunarno.

Keris merupakan aset budaya nasional. Peninggalan kerajaan-kerajaan terdahulu seperti keris Pajang, Singosari, Majapahit hingga Mataram Islam. Namun zaman keemasan keris pada masa zaman Kerajaan Majapahit. Saat ini keris berfungsi sebagai pelengkap busana Jawa. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next