Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Pemberlakuan sistem masuk stasiun Tugu, masih banyak dilanggar penumpang

Pemberlakuan sistem masuk stasiun Tugu, masih banyak dilanggar penumpang

Jogjakarta-KoPi| Pemberlakuan sistem masuk dan parkir baru di Stasiun Tugu pada 7 Juli 2015 lalu belum berjalan maksimal. Aturan masuk dan parkir baru guna mengurangi kemacetan selama arus mudik dan arus balik lebaran masih banyak dilanggar oleh penumpang.

Penerapan sistem pintu timur stasiun Tugu untuk dropzone penumpang KA jarak jauh dan pelayanan tiket KA jarak jauh. Sementara pintu selatan untuk pelayanan tiket dan masuk penumpang KA lokal. Untuk parkir memusat pada pintu barat.

“Meskipun sudah ada spanduk, dan banyak tulisan tentang sistem baru ini masih banyak penumpang yang bingung dan melanggar aturan. Terutama untuk penumpang kereta api lokal masih sering lewat pintu timur padahal untuk dropzone penumpang dan layanan tiket kerata api jarak jauh. Awalnya kita memaklumi, hingga kemarin ada 200-an penumpang kereta api lokal terlantar, kami larang secara tegas," kata Humas PT. KAI Daop 6 Jogjakarta, Gatut Sutiyatmoko.

Penolakan Masyarakat
Beberapa komunitas menyatakan sikap keberatan pemberlakuan sistem baru di stasiun Tugu. Komunitas yang tergabung meliputi tukang ojek, becak, dan taksi.

Mereka meminta agar pintu tengah yang telah ditutup dengan adanya sistem baru dibuka kembali. Pihak PT. KAI Daop Jogjakarta pun menuruti permintaan dengan membuka pintu tengah selama tiga hari terhitung sejak H2+1 (Jumat-Minggu).

Humas PT. KAI Daop 6 Jogjakarta, Gatut Sutiyatmoko mengatakan penutupan pintu tengah merujuk pada intruksi walikota guna mengurangi kemacetan. Menurut Gatut penutupan tersebut tidak perlu dikhawatirkan oleh komunitas akan mengurangi jumlah penumpang mereka.

Sementara sebelumnya massa yang tergabung dari tukang ojek sempat akan melakukan protes namun mereka mengurungkan niatnya.

“Kita merasa dengan sistem baru ini jadi kurang ramai. Hal itu juga dikeluhkan oleh penumpang katanya dengan sistem baru parkir jadi jauh. Di sini kami hanya menyuarakan keluhan penumpang,” papar salah seorang tukang ojek. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next