Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Pasca-eksekusi mati, Australia tarik duta besarnya dari Indonesia Featured

eksekusi mati eksekusi mati

Jakarta-KoPi| Pasca-eksekusi mati terpidana kasus Narkoba Australia berencana menarik duta besarnya untuk Indonesia.

Menanggapi ini, Wapres Jusuf Kalla mengatakan Australia akan kehilangan banyak uang dari pemutusan hubungan ini. Selama ini  impor Indonesia dari negara tetangganya lebih tinggi dari impor Australia dari Indonesia.

"Impor kami dari Australia jauh lebih tinggi dari impor Australia dari Indonesia. Jadi (Australia) akan menderita kehilangan keuangan harus itu berakhir perdagangan (dengan Indonesia)," katanya.
Sementara Presiden Indonesia Joko Widodo menekankan negara-negara asing lainnya harus menghormati peradilan Indonesia.

Presiden telah menolak grasi dari lebih dari 60 narapidana narkoba yang divonis mati. Tindakan tegas sangat dibutuhkan untuk mengakhiri darurat negara pada obat. Lebih dari 33 orang meninggal setiap hari karena dampak narkoba di Indonesia.

Kalla berpendapat reaksi Australia ini bersifat sementara dalam waktu 2 atau 3 bulan akan kembali normal.
"Hal ini hanya untuk menunjukkan protes. Kami biasa melakukannya. Dampaknya umum sementara. Ini akan kembali normal dalam waktu 2 atau 3 bulan," kata Kalla.

Indonesia telah mengeksekusi 8 dari 9 pelaku narkoba Rabu lalu, termasuk dua warga Australia dan orang-orang dari Brasil, Perancis dan Indonesia. Sedangkan untuk warga Philippino eksekusi ditunda menunggu proses hukum lebih lanjut. Xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next