Menu
Penguatan regulasi konsumsi susu oleh pemerintah sangatlah aneh.

Penguatan regulasi konsumsi susu ol…

Jogja-KoPi| Pemerintah me...

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan Produksi Gula Nasional Rendah

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan…

Sleman-KoPi|Produksi gula...

Kawanan perampok minimarket viral di Youtube berhasil ditangkap

Kawanan perampok minimarket viral d…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Operasi patuh Progo 2018 mulai tertibkan pengendara di jalan raya.

Operasi patuh Progo 2018 mulai tert…

Sleman-KoPi| Polda DIY me...

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Prev Next

Partai Amanat Nasional belum menentukan calon presiden 2019

Partai Amanat Nasional belum menentukan calon presiden 2019

Jogja-KoPi|Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan PAN belum mengajukan nama calon presiden pada Pilpres 2019 nanti. Menurutnya wacana tersebut masih jauh untuk dibahas PAN.

"Wacana tersebut, Belanda masih jauh,"ujarnya diwawancari setelah menghadiri Seminar Nasional di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga,Rabu (9/8).

Ia pun melanjutkan dirinya masih berkutat pada tugasnya sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk menyelesaikan masalah rakyat seperti isu daya beli masyarakat yang turun.

Zulkifli menuturkan dirinya saat ini terfokus pada rencana program Jokowi terlebih dahulu sebelum mempersiapkan langkah lanjut untuk mengusung nama pada Pilpres nanti.

"Saat ini kita dukung dulu pensukseskan programnya Jokowi untuk rakyat. kalau rakyat sudah maju, baru kita pikirkan langkah selanjutnya,"pungkasnya. | Syidiq Syaifuk Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next