Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Partai Amanat Nasional belum menentukan calon presiden 2019

Partai Amanat Nasional belum menentukan calon presiden 2019

Jogja-KoPi|Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan PAN belum mengajukan nama calon presiden pada Pilpres 2019 nanti. Menurutnya wacana tersebut masih jauh untuk dibahas PAN.

"Wacana tersebut, Belanda masih jauh,"ujarnya diwawancari setelah menghadiri Seminar Nasional di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga,Rabu (9/8).

Ia pun melanjutkan dirinya masih berkutat pada tugasnya sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk menyelesaikan masalah rakyat seperti isu daya beli masyarakat yang turun.

Zulkifli menuturkan dirinya saat ini terfokus pada rencana program Jokowi terlebih dahulu sebelum mempersiapkan langkah lanjut untuk mengusung nama pada Pilpres nanti.

"Saat ini kita dukung dulu pensukseskan programnya Jokowi untuk rakyat. kalau rakyat sudah maju, baru kita pikirkan langkah selanjutnya,"pungkasnya. | Syidiq Syaifuk Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next