Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pakar komunikasi: Facebook sudah keblabasan

Pakar komunikasi: Facebook sudah keblabasan

Jogjakarta-KoPi| Pakar komunikasi, Deddy Mulyana memandang perlunya regulasi mengenai sosial media. Bagi Deddy berkembangnya media sosial yang digawangi oleh facebook dan twitter telah membuat dampak posistif dan negatif dalam berkomunikasi.

Namun Deddy belum bisa memberikan gambaran regulasi terkait media sosial. Pasalnya saat ini arus media sosial sudah tidak bisa dikendalikan oleh manusia. “Bagimana caranya ini yang susah, pertama kita sudah terlanjur keblabasan (dengan menggunakan media sosial),” kata Deddy Mulyana seusai seminar ‘The Paradox of Communication Technology in Indonesia’ di Universitas Atma Jaya pada Kamis, 26 Novemebr 2015.

Regulasi mengenai media sosial bisa meminimalisir dampak negatif dari penggunaan sosial media. Deddy mencontohkan efek negatif dari Facebook. “Karena status, orang bisa marah-marah di facebook, dan satu kasus salah seorang perempuan mendapat pesan dari teman dekatnya, temannya meninggal akhirnya dia bunuh diri, padahal cuma mengetes, temannya masih hidup,” kata Deddy.

Upaya dengan Pendidikan Dini
Diakui oleh Deddy membatasi arus media sosial merupakan hal yang sulit. Apalagi di era reformasi seperti sekarang ini yang menghalalkan kebebasan berekspresi. Namun Deddy menawarkan jalan alternatif dengan upaya pencegahan melalui pendidikan dini.

Deddy mendorong seluruh elemen masyarakat terutama keluarga untuk menerapkan konsep pendidikan berbasis komunikasi personal.

“Salah satunya dengan pendidikan, generasi sekarang yang telah terkontaminasi, kita antisipasi dengan pendidikan, kita ciptakan generasi baru, pendidikan ini ada dampak yang positif,” tambah Deddy. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next