Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pakar komunikasi: Facebook sudah keblabasan

Pakar komunikasi: Facebook sudah keblabasan

Jogjakarta-KoPi| Pakar komunikasi, Deddy Mulyana memandang perlunya regulasi mengenai sosial media. Bagi Deddy berkembangnya media sosial yang digawangi oleh facebook dan twitter telah membuat dampak posistif dan negatif dalam berkomunikasi.

Namun Deddy belum bisa memberikan gambaran regulasi terkait media sosial. Pasalnya saat ini arus media sosial sudah tidak bisa dikendalikan oleh manusia. “Bagimana caranya ini yang susah, pertama kita sudah terlanjur keblabasan (dengan menggunakan media sosial),” kata Deddy Mulyana seusai seminar ‘The Paradox of Communication Technology in Indonesia’ di Universitas Atma Jaya pada Kamis, 26 Novemebr 2015.

Regulasi mengenai media sosial bisa meminimalisir dampak negatif dari penggunaan sosial media. Deddy mencontohkan efek negatif dari Facebook. “Karena status, orang bisa marah-marah di facebook, dan satu kasus salah seorang perempuan mendapat pesan dari teman dekatnya, temannya meninggal akhirnya dia bunuh diri, padahal cuma mengetes, temannya masih hidup,” kata Deddy.

Upaya dengan Pendidikan Dini
Diakui oleh Deddy membatasi arus media sosial merupakan hal yang sulit. Apalagi di era reformasi seperti sekarang ini yang menghalalkan kebebasan berekspresi. Namun Deddy menawarkan jalan alternatif dengan upaya pencegahan melalui pendidikan dini.

Deddy mendorong seluruh elemen masyarakat terutama keluarga untuk menerapkan konsep pendidikan berbasis komunikasi personal.

“Salah satunya dengan pendidikan, generasi sekarang yang telah terkontaminasi, kita antisipasi dengan pendidikan, kita ciptakan generasi baru, pendidikan ini ada dampak yang positif,” tambah Deddy. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next