Menu
Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Prev Next

Pakar Geografi Indonesia usulkan, konversi lahan gambut dihentikan

www.anneahira.com www.anneahira.com

Jogjakarta-KoPi| Ketua Umum Geografi Indonesia, Prof. Hartono menjelaskan kebakaran hutan tahun 2015 ini hampir sama dengan kebakaran hutan tahun 1997 lalu. Apalagi dengan dampak El Nino yang akan berlangsung sampai November, dampak kebakaran hutan akan semakin besar. Prof. Hartono memandang perlunya penanggulangan bencana dengan bekerja sama dengan negara ASEAN yang turut terkena dampak kebakaran.

"Kejadian kebakaran hanya terjadi di Indonesia, ini dampaknya ke ASEAN, seharusnya sudah ada kesadaran negara ASEAN untuk kerja sama," jelas Prof. Hartono.

Prof. Hartono mengusulkan adanya penataan ulang lahan gambut untuk diberhentikan. "Penataan ulang penggunaan lahan gambut untuk dikonversi, secara hidrologi, harus di-stop, pemulihan tidak mudah, kalau perlu di-stop dulu, supaya tidak terjadi konversi lahan.

Sementara untuk penanggulangan perlu adanya sinegisitas dari informasi dari semua institusi. Seperti yang diungkap oleh Ketua Ikatan Ahli Bencana Indonesia, Prof. Dr. Sudibyakto, informasi tersebut lalu dipadukan untuk mengambil satu langkah solusi yang tepat.

Prof. Sudibyakto memandang kebakaran hutan tahun ini tidak terlepas dari dampak iklim EL Nino yang melanda Indonesia. Dirinya menampik selama ini pemerintah salah mengambil data lapangan yang berakibat pada ketidakefektifan upaya penanggulangan kebakaran hutan.

“Saya kira adanya, interpretasi yang berbeda-beda, jadi ada yang mengatakan El Nino akan kuat, sehingga institusi mengambil langkah yang tepat,” imbuh Prof. Sudibyakto. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next