Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Nurse Day, koreksi masih banyak perawat jutek

Nurse Day, koreksi masih banyak perawat jutek

Jogjakarta-KoPi| Intitusi keperawatan se-Jogja mengadakan peringatan Nurse Day atau Hari Perawat Internasional yang jatuh pada hari 12 Mei lalu. Sebanyak 18 institusi turut bergabung dalan acara tersebut seprti STIKES Surya Global, STIKES Alma Ata, STIKES Jendral Ahmad Yani, dan beberpa Poltekes.

Perayaan berlangsung tanggal 14 Mei bergeser dari tanggal event 12 Mei di Nol Kilometer dari pagi hingga siang. Acara dimeriahkan dengan pelayanan kesehatan murah untuk masyarakat, donor darah, karnaval kesehatan dan panggung pertunjukan sebagai hiburan.

Menurut Sie Humas Pelayannan Kesehatan, Lina yudi kusuma adanya peringatan Nurse Day upaya mengenalkan peran perawat kepada masyarakat. Selama ini perawat dianggap sebagai pembantu dokter. Sehingga masyarakat lebih akrab dengan dokter diabandingkan dengan perawat.

“ Perawat memang tugasnya membantu, tetapi itu kita rekan kerja. Biasanya kalau dokter ada IDI (Ikatan Dokter Indonesia) hari itu dokter libur kerja, nah kalo libur pasien gimana, nah untungnya itu ada perawat. Peran perawat penting di rumah sakit hanya saja rekan sejawat yang dokter itu lebih tinggi, memang tapi ilmunya sama”, kata mahasiswi semester 4 ini.

Selain itu yang menjadi sorotan Lina mengenai kelemahan dari pelayanan perawat. Lina membandingkan pelayana hotel lebih ramah daripada perawat yang justru merawat orang sakit. Sementara dari segi fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit ada beberapa pelayanan rumah sakit yang belum optimal. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next