Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

NPC difabel DIY pisah dari KONI DIY

NPC difabel DIY pisah dari KONI DIY

Jogajakarta-KoPi| NPC hari ini melakukan audieni ke kantor KONI DIY pukul 10.00 WIB. NPC DIY memproses keluar dari keanggotaan KONI DIY.

NPC (National Paralympic Commite) sendiri merupakan organisasi olahraga difabel yang berdiri sejak 31 Oktober 1962 yang awalnya bernama BPOC (Badan Pembinan Olahraga Cacat).

Selama ini penyelenggraan aktivitas olahraga NPC DIY berada di bawah pegawasan KONI DIY. Namun dengan keluarnya SK  NPC pusat di Surakarta per tanggal 17 April 2015 NPC DIY memutuskan keluar dari KONI DIY.

“NPC pusat menyatakan keluar dari keanggotan KONI, otomatis NPC pusat dan daerah kita udah gak punya hak anggaran mulai 2016 kita udah gak dapat anggaran, juga dalam regulasi internasional suruh keluar”, papar Kepala NPC Kabupaten Gunung Kidul Untung Subagyo.

Alasan NPC keluar karena ingin hidup secara mandiri. Keluarnya NPC dari tubuh KONI tidak menjadi masalah. Pasalnya NPC DIY hanya menjadi keanggotaan fungsional dari KONI DIY. Sehingga lepasnya NPC DIY dari KONI DIY memberi ruang lebih besar untuk memajukan keolahragaan difabel.

“Kita ingin mandiri saja mbak, mandiri dalam penganggaran dan mengurus penyandang cacat, kita ingin buktikan kita tidak dipandang sebelah mata”, papar atlet angkat besi asal Gunung Kidul ini.

Selayaknya olahraga umum, NPC juga sering terlibat dalam kejuaraan olahraga. Diantaranya Peperda (pekan olahraga daerah), Kejurnas (Kejuaraan Nasional), dan Asean Paralympic tingkat Asean.

Namun disayangkan oleh Untung Subagyo untuk kejuaraan daerah seperti kejurda dan Peperda selama empat tahun terakhir NPC DIY tidak menyelenggarakannya.

“Absennya dari penyelenggaraan olahraga karena adanya keterbatasan anggaran. Kebutuhan Peperda setidaknya 250 juta. Sementara anggaran yang diberikan cuma 50 juta “, pungkasnya.

Agenda ke depannya tim NPC DIY akan mengadakan audiensi dengan DPRD DIY dan sultan. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next