Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Nasib Naas Sudaryo, Mencangkul di Sawah...

Nasib Naas Sudaryo, Mencangkul di Sawah...

Pemalang-KoPi| Hujan yang diiringi petir mengguyur Desa Longkeyang, Bodeh, Pemalang Rabu lalu memang tidak terlalu besar, namun kilatan petir menyambar telah merobohkan tiga orang petani. Satu orang tewas dan dua lainnya tengah koma.

Menurut salah seorang adik korban Suhar, kakaknya yang bernama Sudaryo (54) seperti biasanya mencangkul di sawah bersama Samudi (35) dan Rasmani (40).

" Menjelang pukul 13.30 WIB hujan turun semakin lebat, mereka pun berteduh di gubugnya sambil membakar kayu untuk penghangat. Sementara Rasmani tetap mencangkul, selang beberapa menit kemudian terdengar petir menyambar ke arah gubug dimana dua orang petani tersebut Rasmani yang posisinya sedang mencangkul kaget dan menengok keadaan teman-temannya yang sedang berteduh di dalam gubug seketika melihat itu pula histeris melihat rekannya bergelimpang tak berdaya dan selanjutnya berteriak minta tolong warga", terangnya.

Suhar menambahkan, ketika mendengar teriakan Rasmani warga langsung menuju lokasi serta sebagian lagi memberitahukan ke pihak pemerintahan desa. Begitu warga sampai di TKP, gubug di mana mereka berteduh di dapat Sudaryo tergeletak sudah tidak bernyawa dengan luka bakar di lambung kiri serta punggung telapak tangan kiri dalam keadaan gosong, sementara rekannya Samudi tergelak dalam keadaan pingsan.

Salah seorang perangkat Desa Longkeyang, Musoleh membenarkan adanya musibah yang menimpa Warga Desa Longkeyang. "Benar warga kami ada yang kesambar Petir satu orang tewas, satu orang koma dan kritis sekarang sedang dirawat di RS Pekakangan Pekalongan, dan satu orang yang tidak tersambar petir tapi masih di satu lokasi saat kejadian  tersebut yaitu Rasmani kelihatan sangat shock dengan kejadian tersebut," ungkapnya.|Joko Longkeyang|


back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next