Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Musim hujan, warga pinggir kali Code siaga banjir

Musim hujan, warga pinggir kali Code siaga banjir

Jogjakarta-KoPi| Meningkatnya volume banjir selama sepekan ini membuat sejumlah warga merasa khawatir. Keresahan sangat dirasakan warga di kawasan pinggiran Sungai Code. Pasalnya setahun yang lalu mereka terkena banjir dari luapan sungai Code.

Salah satu warga Surokarsan, Wirogunan, Mergangsan, Sugiharyanto mengatakan warga telah mengantisipasi datangnya banjir. Pejabat kelurahan setempat meminta warga waspada dengan banjir yang mendadak. Antisipasi yang lain, warga menjalin kerjasama dengan para relawan, dan membuat radio komunitas untuk menyebarluaskan informasi bencana banjir.

"Kita ada KTB yaitu Kampung Tanggap Bencana yang dibantu relawan, kita juga ada radio komunitas, berfungsi menyebarkan informasi bencana yang disampaikan ke kelurahan," papar Sugiharyanto saat ditemui di Kelurahan Wirogunan pada Jumat, 12 Februari 2016.

Pada tahun 2015 lalu, warga di pinggiran sungai Code terkena banjir. Kampung Bintan, Surokarsan di Kecamatan Mergangsan. Banjir di Kampung Surokarsan tidak terlalu berbahaya karena pemukiman warga berada di atas serta terdapat tanggul penahan banjir.

Namun air bah sempat menggenangi kampung Bintan, ketinggian air mencapai 50-70 cm. "Yang parah kampung di bawah, Bintan itu sampai masuk rumah tingginya sekitar 50-70 cm. Waktu itu ya sempat mengungsi," jelas Sugiharyanto.

 

|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next