Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Museum dikenai Undang-Undang Senjata

Museum dikenai Undang-Undang Senjata

Amerika Serikat-KoPi-Pengendali senjata baru Washington bekerjasama dengan  direktur museum kota kecil menarik senjata dari pameran Perang Dunia II. Hal itu dilakukan hingga dealer senjata api lokal bisa memastikan pameran itu sah.

Troy Luginbill, direktur museum Lynden, Lynden, kota dekat perbatasan Kanada, mengatakan melalui Initiative 594, telah disahkan undang-undang awal bulan ini. Isi undang-undang menentukan judul pameran “Over the Beach: The WWII Pacific Theater”. Hal itu menyebabkan masalah untuk museum kecil. Sesuai undang-undang baru membutuhkan pemeriksaan latar belakang untuk semua senjata. Pameran ini menampilkan 11 senjata Perang Dunia II vintage, pinjaman dari berbagai kolektor.

"Museum akan mengembalikan senjata kepada pemiliknya, karena pada 4 Desember, kita akan melanggar hukum jika kita telah meminjamkan senjata api yang tidak menjalani prosedur pemeriksaan latar belakang," posting di halaman Facebook. Kecuali pemilik menyelesaikan prosedur latar belakangnya".

Lanjut Troy, hukum membuat pengecualian untuk senjata antik, tapi senjata api harus melewati 1898.

Meskipun undang-undang tidak berlaku surut, museum tidak harus segera memiliki pemeriksaan latar belakang. Tapi Luginbill, prihatin dengan beban keuangan harus melakukan pemeriksaan latar belakang untuk mengembalikan senjata kepada pemiliknya setelah pameran berakhir Mei mendatang. |FoxNews.com|Winda Efanur FS|

 

 

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next