Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Museum dikenai Undang-Undang Senjata

Museum dikenai Undang-Undang Senjata

Amerika Serikat-KoPi-Pengendali senjata baru Washington bekerjasama dengan  direktur museum kota kecil menarik senjata dari pameran Perang Dunia II. Hal itu dilakukan hingga dealer senjata api lokal bisa memastikan pameran itu sah.

Troy Luginbill, direktur museum Lynden, Lynden, kota dekat perbatasan Kanada, mengatakan melalui Initiative 594, telah disahkan undang-undang awal bulan ini. Isi undang-undang menentukan judul pameran “Over the Beach: The WWII Pacific Theater”. Hal itu menyebabkan masalah untuk museum kecil. Sesuai undang-undang baru membutuhkan pemeriksaan latar belakang untuk semua senjata. Pameran ini menampilkan 11 senjata Perang Dunia II vintage, pinjaman dari berbagai kolektor.

"Museum akan mengembalikan senjata kepada pemiliknya, karena pada 4 Desember, kita akan melanggar hukum jika kita telah meminjamkan senjata api yang tidak menjalani prosedur pemeriksaan latar belakang," posting di halaman Facebook. Kecuali pemilik menyelesaikan prosedur latar belakangnya".

Lanjut Troy, hukum membuat pengecualian untuk senjata antik, tapi senjata api harus melewati 1898.

Meskipun undang-undang tidak berlaku surut, museum tidak harus segera memiliki pemeriksaan latar belakang. Tapi Luginbill, prihatin dengan beban keuangan harus melakukan pemeriksaan latar belakang untuk mengembalikan senjata kepada pemiliknya setelah pameran berakhir Mei mendatang. |FoxNews.com|Winda Efanur FS|

 

 

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next