Menu
Gus Ipul Apresiasi Program Kepemilikan Rumah Bagi Driver Gojek

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemili…

Surabaya-KoPi| Wakil Gu...

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama selamatkan Golkar

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama …

Sleman-KoPi| Wakil Dewa...

Siswa di Bantul diduga terjangkit Difetri

Siswa di Bantul diduga terjangkit D…

Sleman-KoPi| Satu siswa...

Peneliti mendeteksi tanah merekah di Yogyakarta

Peneliti mendeteksi tanah merekah d…

Jogja-KoPi|Dua akademisi ...

Pakde Karwo Minta Kepala OPD Gunakan Tradisi Intelektual Pada Budaya Kerja

Pakde Karwo Minta Kepala OPD Gunaka…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Wujudkan Kecintaan Nabi Muhammad, Gus Ipul Baca “Duhai Kanjeng Nabi”

Wujudkan Kecintaan Nabi Muhammad, G…

Surabaya-KoPi| Mewujudk...

Pemkot Yogyakarta tidak akan terima masukan masyarakat sebagai pribadi

Pemkot Yogyakarta tidak akan terima…

Jogja-KoPi|Wakil Wali Kot...

Pemuda peduli Pemilu

Pemuda peduli Pemilu

Jogja-KoPi| Partsipasi ...

Laksda Arie Soedewo: Laut Indonesia belum terkelola baik

Laksda Arie Soedewo: Laut Indonesia…

Sleman-KoPi|Kepala Bada...

UMKM Foords Plaza Geldboom

UMKM Foords Plaza Geldboom

Surabaya -KoPi| Artis p...

Prev Next

Menteri Pemberdayaan Perempuan mengajak perempuan Indonesia tidak bekerja di luar negeri

Menteri Pemberdayaan Perempuan mengajak perempuan Indonesia tidak bekerja di luar negeri

Jogja-KoPi|Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(Menpppa), Yohana Susana Yembise, mengajak kepada masyarakat khususnya perempuan untuk tidak bekerja di luar negeri.Yohana menjelaskan permasalahan utama yang sedang dihadapi oleh Kemenpppa adalah perdagangan manusia lewat Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja diluar negeri.

Ia pun menceritakan pihaknya baru saja menemui TKW di Hongkong , Dubai, Malaysia yang berjumlah 250 TKW . Semua TKW tersebut mengalami permasalahan pekerjaan , seperti perlindungan dan pemenuhan hak perempuan.

"Kami baru saja menemui 250 TKW yang bekerja di Hong Kong, Arab Saudi, Malaysia. Semuanya menyampaikan keluhan yang sama. Mereka menangis dan meminta untuk pulang ke tanah air," katanya saat diwawancarai di Jetis Harjo, Kali Code,Sabtu (10/6).

Yohana menjelaskan permaslahan yang dihadapi TKW bervariasi seperti gaji yang tidak pernah dibayar sampai ke permasalahan kekerasan dan pemerkosaan WNI.

Ia melihat penyebab banyaknya TKW yang tertarik bekerja keluar negeri adalah iming-iming dari pihak tertentu yang ternyata pihak tersebut terjalin dengan jaringan human traficking.

Permasalahan inilah yang menurutnya perlu segera diatasi, salah satunya adalah mencegah perempuan bekerja diluar negeri.

Meski demikian, Yohana tidak serta merta melarang sepenuhnya perempuan untuk tidak bekerja diluar negeri, hanya larangan untuk bekerja dibawah lembaga pekerjaan yang tidak jelas perlindungan perempuannya.

"Kecuali kalau tawaran pekerjaan tersebut formal dan dapat dipercaya . Namun kalo semisal hanya ikuta-ikutan, jangan mau. Itu kemungkinan human traficking dan itu harus dibatasi,"lanjutnya.

Selain perlarangan tersebut,Kemenpppa juga akan memberikan edukasi lebih terkait pekerjaan keluar negeri agar membatasi human traficking. Edukasi akan terfokus ke daerah yang disinyalir berpeluang sebagai daerah kantung traficking seperti Jatim,Jateng,Jawa barat,NTT,dan NTB.

"Kepala desa harus bersama kita demi mencegah perempuan kita agar tidak pergi keluar negeri dan mengikuti progam yang tidak jelas," tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next