Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Menteri Kesehatan RI menekan biaya kesehatan dengan pelayan primer

Menteri Kesehatan RI menekan biaya kesehatan dengan pelayan primer

Jogja-KoPi│Pelayanan Kesehatan Primer (Primary Health Care) jadi salah satu solusi untuk mengurangi tingginya angka rujukan ke layanan sekunder (rumah sakit) Indonesia.

Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moelok SpM (K), dalam International Seminar On Primary Care Medicine Indonesia to Strengthen The Universal Coverage (Jaminan Kesehatan Nasional-JKN-Indonesia) yang bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta (3/4), mengatakan bahwa perlu dilakukan penguatan pada pelayanan kesehatan primer untuk menekan biaya kesehatan serta untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kita perlu perkuat pelayanan kesehatan primer, ini merupakan hal utama yang perlu kita kuatkan. Ketika jumlah masyarakat yang sakit berkurang maka biaya kesehatan akan menurun”, ujarnya.

Sementara itu, Indonesia sendiri masih fokus dalam meningkatkan layanan kesehatan sekunder (rumah sakit) yang banyak menghabiskan anggaran kesehatan negara dan berimbas pada banyaknya masyarakat yang berobat ke rumah sakit.

“Angka rujukan ke layanan sekunder di Indonesia sebesar 80%, padahal di dunia Internasional rata-rata angka rujukan ke layanan sekunder hanya 5%.”, jelas Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moelok SpM (K).

Untuk itu akan dilakukan penguatan pada 124 puskesmas yang ada di wilayah perbatasan dari 9754 puskesmas, gerakan masyarakat sehat, dan berbagai kegiatan lainnya sebagai langkah penguatan pelayanan kesehatan primer.

Pelayanan kesehatan primer (Primary Health Care) sendiri adalah pelayanan kesehatan esensial yang diselenggarakan berdasarkan tata cara dan teknologi praktis sesuai dengan kaedah ilmu pengetahuan serta diterima oleh masyarakat.
Dapat dicapai oleh perorangan dan keluarga dalam masyarakat melalui peran aktif secara penuh dengan biaya yang dipikul oleh masyarakat dan negara, untuk memelihara setiap tahap perkembangan serta didukung oleh semangat kemandirian dan menentukan diri sendiri.

Dokter tidak hanya mengobati tetapi bertugas sebagai advokad di bidang kesehatan bagi pasien.

“Dokter tidak hanya memberikan resep dan memberi obat, tetapi juga berinteraksi dengan pasien mengenai berbagai faktor munculnya penyakit, dampak penyakit bagi pasien dan keluarga. Dokter mampu menangani pasien secara komprehensif dengan cara promotive, preventive, curative, rehabilitative, dan palliative care”, jelas Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moelok SpM (K).

“Upaya promotive dan preventive yang dilakukan dalam pelayanan kesehatan primer dapat mencegah timbulnya penyakit, dan ketika pasien sakit dapat dirujuk dengan tepat sehingga akan mengurangi biaya kesehatan”, tambahnya.

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next