Menu
Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Ini tanggapan rektor UGM pada wacana kedatangan dosen asing.

Ini tanggapan rektor UGM pada wacan…

Sleman-KoPi|Rektor Univer...

Cerita perjuangan wisudawan doktoral anak dari Satpam UGM.

Cerita perjuangan wisudawan doktora…

Sleman-KoPi| Tak ada yang...

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor tingkatkan internasionalisasi dosen dan mahasiswanya.

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor t…

Bantul-KoPi| Rektor Unive...

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil besutannya ke kompetisi dunia Juli nanti.

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil bes…

Sleman-KoPi| Tim mahasi...

Prev Next

Mensos memimpikan gedung penelitian anak seperti di Cina

mensol

Bantul-KoPi|Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indarprawansa memimpikan adanya Pusat penelitian dan pengembangan anak di Indonesia.

Oleh karenanya ia sangat berharap pada pembangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Terpadu (P4SAT) di Balai Besar Penelitian penelitian dan pengembangan pelayanan kesejahteraan sosial (BBPPPKS) Yogyakarta dapat mewujudkan mimpinya.

Gedung yang nantinya merupakan bagian didalam kompleks BBPPPKS ini akan menjadi pusat studi pengembangan serta pelindungan anak Indonesia. Mensos mengungkapkan gedung ini akan dibentuk secara konsep mirip dengan gedung research children center atau rumah sentra penelitian anak -anak di Beijing ,Cina.

"Mimpi saya itu adalah memiliki gedung pusat penelitian dan pengembangan yang mengutamakan pembelajaran untuk anak seperti yang ada di Cina,"ujar Khofifah saat memberikan sambutan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung baru P4SAT di BBPPPKS, Selasa (9/1).

Bangunan ini direncanakan akan berdiri dengan tiga lantai dan diisi berbagai macam Fasilitas seperti Playground dan Fitness Outdoor, Ruang Tes bakat dan Minat, Ruang Belajar, Ruang Olahraga,Kolam renang, Ruang Kesehatan, Toilet Ramah Disabilitas dan taman Ramah Disabilitas.

Tak lupa pada kompleks BBPPPKS ,kompleks terkenal sebagai tempat kandang kumpulan rusa jinaknya, Khofifah meminta agar pembangunan nanti tidak merusak atau menghilangkan unsur alam hayati pepohonan dan hewani rusa di Kompleks.

"Saya ingin juga saat berdiri nanti semua keadaan kompleks ini tetap sama seperti saat ini ,seperti kijang jangan diambil, pohon tetap dibiarkan. Jika tetap dijaga tetap seperti ini,siapa tahu tempat ini menjadi destinasi wisata," imbuhnya

Lanjutnya,rancangan kinerja gedung pusat penelitian diharapkan dapat memenuhi segala kebutuhan anak, baik itu berbentuk pembelajaran seni dan olah raga,hingga kesehatan dan konseling anak. Sehingga secara fungsinya, pusat penelitian ini diharapkan menjawab segala masalah dan tantangan sosial, baik itu pada anak ataupun kalangan masyarakat lainnya.

Menurut Khofifah kasus pada anak saat ini sangat perlu menjadi fokus utama karena kekerasan fisik dan sosial merupakan ancaman nyata dan selalu ada di kalangan anak-anak. Hal ini lah yang membuat Khofifah merasa kehadiran P4SAT

"Rumah anak di Beijing tadi juga juga berperan beras dalam perlindungan anak-anak jalanan serta perlindungan dari eksploitasi anak, saya ingin P4SAT juga dapat mempunyai peran yang sama seperti itu," ujarnya.

Khofifah juga menerangkan pembangunan ini sama sekali tidak menggunakan anggaran APBN negara . Seluruh rencana dan anggaran pembangunan ini didominasi dari hasil kerja sama Kementrian Sosial dengan organisasi Filantropis dibawah naungan Tahir Foundation.

Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Penilitia kemensos, Hari Z Soeratin menambahkan pemilihan pembanguan P4 Azt di Yogyakarta merupakan hasil koordinasi dengan tahir foundation dan banyak pihak selama beberapa kali. Hal ini karena segala persiapan bangunan ,tanah,personil hingga pemerintahan ,paling siap berada di Yogyakarta .

"Sebagai media tempat basis pembelajaran anak,Yogyakarta yang paling banyak, tak hanya itu semua pengurusan pembangunan juga paling siap,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next