Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Mensos memimpikan gedung penelitian anak seperti di Cina

mensol

Bantul-KoPi|Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indarprawansa memimpikan adanya Pusat penelitian dan pengembangan anak di Indonesia.

Oleh karenanya ia sangat berharap pada pembangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Terpadu (P4SAT) di Balai Besar Penelitian penelitian dan pengembangan pelayanan kesejahteraan sosial (BBPPPKS) Yogyakarta dapat mewujudkan mimpinya.

Gedung yang nantinya merupakan bagian didalam kompleks BBPPPKS ini akan menjadi pusat studi pengembangan serta pelindungan anak Indonesia. Mensos mengungkapkan gedung ini akan dibentuk secara konsep mirip dengan gedung research children center atau rumah sentra penelitian anak -anak di Beijing ,Cina.

"Mimpi saya itu adalah memiliki gedung pusat penelitian dan pengembangan yang mengutamakan pembelajaran untuk anak seperti yang ada di Cina,"ujar Khofifah saat memberikan sambutan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung baru P4SAT di BBPPPKS, Selasa (9/1).

Bangunan ini direncanakan akan berdiri dengan tiga lantai dan diisi berbagai macam Fasilitas seperti Playground dan Fitness Outdoor, Ruang Tes bakat dan Minat, Ruang Belajar, Ruang Olahraga,Kolam renang, Ruang Kesehatan, Toilet Ramah Disabilitas dan taman Ramah Disabilitas.

Tak lupa pada kompleks BBPPPKS ,kompleks terkenal sebagai tempat kandang kumpulan rusa jinaknya, Khofifah meminta agar pembangunan nanti tidak merusak atau menghilangkan unsur alam hayati pepohonan dan hewani rusa di Kompleks.

"Saya ingin juga saat berdiri nanti semua keadaan kompleks ini tetap sama seperti saat ini ,seperti kijang jangan diambil, pohon tetap dibiarkan. Jika tetap dijaga tetap seperti ini,siapa tahu tempat ini menjadi destinasi wisata," imbuhnya

Lanjutnya,rancangan kinerja gedung pusat penelitian diharapkan dapat memenuhi segala kebutuhan anak, baik itu berbentuk pembelajaran seni dan olah raga,hingga kesehatan dan konseling anak. Sehingga secara fungsinya, pusat penelitian ini diharapkan menjawab segala masalah dan tantangan sosial, baik itu pada anak ataupun kalangan masyarakat lainnya.

Menurut Khofifah kasus pada anak saat ini sangat perlu menjadi fokus utama karena kekerasan fisik dan sosial merupakan ancaman nyata dan selalu ada di kalangan anak-anak. Hal ini lah yang membuat Khofifah merasa kehadiran P4SAT

"Rumah anak di Beijing tadi juga juga berperan beras dalam perlindungan anak-anak jalanan serta perlindungan dari eksploitasi anak, saya ingin P4SAT juga dapat mempunyai peran yang sama seperti itu," ujarnya.

Khofifah juga menerangkan pembangunan ini sama sekali tidak menggunakan anggaran APBN negara . Seluruh rencana dan anggaran pembangunan ini didominasi dari hasil kerja sama Kementrian Sosial dengan organisasi Filantropis dibawah naungan Tahir Foundation.

Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Penilitia kemensos, Hari Z Soeratin menambahkan pemilihan pembanguan P4 Azt di Yogyakarta merupakan hasil koordinasi dengan tahir foundation dan banyak pihak selama beberapa kali. Hal ini karena segala persiapan bangunan ,tanah,personil hingga pemerintahan ,paling siap berada di Yogyakarta .

"Sebagai media tempat basis pembelajaran anak,Yogyakarta yang paling banyak, tak hanya itu semua pengurusan pembangunan juga paling siap,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next