Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Menpan, laporan Lembaga Non-Struktural rekomendasi banyak yang dihapus

kiri Menpan, Yuddy kiri Menpan, Yuddy

Jogjakarta-KoPi| Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Yuddy Chrisnandy akan melaporkan hasil evaluasi terhadap Lembaga Non-Struktural (LNS) pada pertengahan September 2015 mendatang.

"Saat ini pihak Menpan tengah melakukan proses tinjauan lapangan yang sudah 100%, pertengahan September kita lapor kepada presiden," jelas Yuddy seusai acara Penguatan Akuntabilitas Publik di Hotel Inna Garuda pukul 11.00 WIB.

Ada sekitar 30 LNS yang dibuat berdasarkan PP, Perpres dan sekitar 70 LNS yang dibuat berdasarkan undang-undang. Sementara untuk nasib total 100 LNS ini masih memiliki kemungkinan yang lebar. Beberapa LNS akan mengalami penghapusan, penggabungan atau tetap dipertahankan karena masih berfungsi.

Pada laporan September 2015 nanti, pihak Menpan akan memberikan rekomendasi terhadap 100 LNS tersebut. "Rekomendasi LNS mana yang nanti dihapus, digabung atau dipertahankan tapi keputusan tetap di tangan Presiden."

Yuddi menambahkan pada dasarnya LNS tidak bersifat permanen. Pemanfaatan LNS hanya sejauh misi atau tugasnya selesai.

“LNS dibentuk untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan yang tidak tercover pada saat itu oleh intansi yang ada untuk satu misi tertentu, jika misi tercapai mereka pasti bubar,” kata Yuddy.

Namun untuk jumlah LNS yang dihapuskan, Yuddy masih menutupi, “ Rahasia, klunya itu intinya banyak." |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next