Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Menjelang akhir tahun Tim TPID dan Balai Besar POM DIY lakukan pantauan makanan

Menjelang akhir tahun Tim TPID dan Balai Besar POM DIY lakukan pantauan makanan

Jogjakarta-KoPi| Tim TPID Pemda DIY dan Tim Balai Besar POM DIY lakukan pemantauan terhadap keamanan pangan yang beredar, harga dan ketersediaan barang di lima kabupaten DIY menjelang Natal 2015.

Target dari pemantauan kali ini adalah pasar tradisional yang ada di DIY, yaitu Pasar Argosari (Gunung Kidul), Pasar Demangan (Kota), Prambanan (Sleman), Imogiri (Bantul) dan Bendungan (Kulon Progo). Pemantauan kali ini berfokus pada pangan jajajan pasar tradisional serta pangan lain yang banyak beredar di pasar.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa dari 59 sample yang diperiksa, 36 (61% MS) sampel memenuhi syarat dan 23 (39% TMS) tidak memenuhi masyarakat. Terjadi penurunan prosentase sample tidak memenuhi syarat sebesar 4% dibandingkan dengan pengawasan saat menjelang hari Raya idul Fitri. Penuran ini dikarenakan tidak ditemukannya sample yang mengandung bahan yang berbahaya di pasar demangan kota yogyakarta.

Sedangkan, temuan terbanyak ditemukan di pasar Bendungan Kulon Progo (75%). Hal ini dikarenakan letak pasar yang berdekatan dengan Purworejo, Kutoarjo, dan Kebumen sebagai pemasok pangan mengandung rhodamin B. Rhodamin B sendiri umumnya digunakan pada makanan ringan yang disajikan sebagai kudapan yaitu planting, slondok, krupuk, bolu emprit, lempeng, serta makanan traditional berupa cenil, cendol, dan getuk goreng.

Tindak lanjut dari penemuan ini yaitu dengan memberikan surat peringatan kepada penjual melalui pengelola pasar ditembuskan kepada Dinas Pasar setempat.

Ketua BPOM DIY, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, menghimbau masyarakat untuk menghindari pangan yang tidak memenuhi ketentuan dengan cermat dalam membeli dan memilih pangan, terutama untuk pangan yang menggunakan pewarna dan pangan basah yang masa simpannya lama. |Frenda Yentin| Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next