Menu
Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Prev Next

Menag:tidak hanya pimpinan hasil Bahtsul Masail muktamar NU juga penting

Menteri Agma Lukman Saifudin saat menghadiri smeinar 'New Trend In Qur'anic Studies' di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Menteri Agma Lukman Saifudin saat menghadiri smeinar 'New Trend In Qur'anic Studies' di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga

Jogjakarta-KoPi |Muktamar NU ke 33 di Jombang, Jawa Timur hampir memasuki babak akhir. Selain menjadi wadah siltaurahim akbar masyarakat naddliyin se- Indoenesia, yang paling penting pada muktamar ini akan dipilih ketua umum pengurus besar nahdlatul ulama yang baru.

Sebelumnya muncul tiga calon kandidat terkuat sebagai ketua umum PBNU 2015-2020 yakni Kiai Haji Said Aqil Siradj (petahana), K. H. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah (pengasuh pondok pesantren Tebuireng), dan Asad Said Ali (salah satu Ketua PBNU).

Sementara, untuk kandidat Rais A'am, imbuh Hanik, muncul tiga nama, yakni KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketua Umum PBNU), KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan KH Tolhah Hasan.

Seiring berjalannya muktamar di Jombang persaingan antara ketiga kandidat terkuat sangat kontras terlihat. Terutama pendukung Masing-masing kandidat ketua umum PBNU.

Mengenai hal ini Menteri Agama, Lukman Saifudin mengharapkan agar muktamar berjalan dengan lancar. Muktamar nanti bisa menghasilkan rumusan-rumusan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Mukatamar NU, kita megaharapkan NU bisa menghasilkan rumusan-rumusan tidak hanya kepemimpinan yang baru baik di tingkat syuriah maupun tanfidziah tapi hasil-hasil Bathsul Masail NU yang bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan,” tutur Lukman Saifuddin saat membuka seminar ‘New Trends In Qur’anic Studies’ pada Selasa 4 Agustus 2015 di UIN Sunan Kalijaga pukul 11.15 Wib.

Lukman menambahkan rumusan-rumusan Bahtsul Masail sangat penting dan relevan untuk menjawab persoalan saat ini.
“Pemerintah mengarapkan muktamar berakhir dengan baik dapat memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat,” pungkas Lukman. | Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next