Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Mayoritas calon pemimpin daerah perempuan, tidak terikat elit politik lokal

Mayoritas calon pemimpin daerah perempuan, tidak terikat elit politik lokal

Jogjakarta-KoPi|Kepala Departemen Politik, Demokrasi dan Desa, Insan Kamil mengatakan 83 orang atau 67% kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak memiliki hubungan dengan elit daerah lokal.

Sebanyak 28 orang atau 23% memiliki hubungan dengan elit daerah. Serta 12 orang atau 10% tidak diketahui apakah memiliki hubungan dengan elit daerah atau tidak.

Bagi Insan Kamil hasil ini sangat menggembirakan terhadap iklim demokrasi di Indonesia. Pasalnya hanya 28 orang yang menjalin kedekatan dengan elit daerah baik yang aktif maupun purna tugas.

Namun Kamil menyayangkan optimisme terhadap demokrasi masih terkotak pada aktor-aktor oligarkis dan politis perempuan. Aktor perempuan yang terjun dalam kontestasi politik berasal dari latar belakang legislatif, pengusaha, dan birokrat.

Pasalnya para kandidat tidak berasal dari aktor-aktor alternatif, namun mereka berasal dari partai politik, hanya 19% yang menggunakan jalur independen,” tambah Insan Kamil, selaku Wakil Direktur SATUNAMA.

Dari jumlah 123 kandidat perempuan sebanyak 15% atau 19 orang melalui jalur independen. Sementara sisanya 85% atau 104 perempuan berasal dari jalur partai politik.


Adapun parpol yang mengusung calon perempuan PDIP sebanyak 46 orang, Gerindra 38 orang dan NasDem 34 orang. |Ganisa Kurniasih |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next