Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Masyarakat kecewa Jokowi tinggalkan Esemka pilih Proton Malaysia

Masyarakat kecewa Jokowi tinggalkan Esemka pilih Proton Malaysia

KoPi|  Masyarakat bereaksi kecewa dengan langkah kebijakan Jokowi yang meninggalkan Esemka. Topan (28 tahun), seorang mahasiswa swasta di Jakarta mengatakan cukup terkejut dan menyesalkan kebijakan Jokowi.

Seperti diketahui, Jokowi akhirnya menggadeng Proton, perusahaan mobil asal Malaysia untuk proyek mobil nasional. Proton akan bekerjasama dengan PT Adiperkasa Citra Lestari milik salah satu anggota tim sukses Jokowi serta mantan Direktur BIN, AM Hendro Priyono.

Lawatan Jokowi ke Malaysia pekan ini di antaranya adalah untuk membuat kesepakatan dengan perusahaan mobil Malaysia tersebut.
Jokowi menyampaikan bahwa langkah ini adalah kunci sukses Indonesia dalam mengembangkan mobil nasional Indonesia.

Belum ada penjelasan mengapa Jokowi tidak meneruskan program mobil Esemka ketika ia masih menjadi Walikota Solo dan maju menjadi Gubenur DKI hingga presiden.

Kebijakan Jokowi ini banyak menimbulkan reaksi kecewa masyarakat. Di antara mereka bahkan ada yang memperolok masyarakat lain yang menyesal memilih Jokowi ketika pilpres.| E Hermawan

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next