Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Mantan Gubenur Jambi dan Bupati Temanggung Legendaris, Masjchun Sofwan Wafat

Mantan Gubenur Jambi dan Bupati Temanggung Legendaris, Masjchun Sofwan Wafat

Jakarta-KoPi| Mantan Gubernur Jambi Masjchun Sofwan atau akrab dipanggil Pak Mbong dalam keluarganya meninggal dunia. Gubernur periode 1979-1989 ini menjalani perawatan di RSPP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pak Mbong wafat pukul 22.30 WIB, 3 Oktober 2015 di RSPP.

Masjchun Sofwan sebelum menjadi Gubenur Jambi dua periode adalah Residen Kedu dan Bupati Temanggung 1964-1978. Ketika menjabat sebagai Bupati Temanggung, Pak Mbong merupakan sosok pejabat yang sangat merakyat, dicintai dan legendaris di mata rakyat Temanggung.

Banyak masyarakat di masa itu sering dikagetkan kehadiran Pak Mbong yang tiba- tiba di antara mereka tanpa disadari. Masjchun Sofwan terbiasa meninjau dan menyamar sebagai rakyat kecil untuk melihat keadaan masyarakat secara langsung. Istilah sekarang dikenal sebagai blusukan tapi tanpa wartawan yang menyertai.

Masjchun Sofwan atau Pak Mbong meninggalkan seorang istri Juniwita Tedjakusuma (Anggota DPD) dan seorang anak angkat dan empat anak tiri.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl. Kol. Sugiono No 17 Duren Sawit Jakarta Timur. Rencananya jenazah akan disalatkan di Masjid Pondok Indah dan dimakamkan pukul 13.00 WIB di TPU Tanah Kusir hari ini.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next