Menu
Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Prev Next

Mantan Gubenur Jambi dan Bupati Temanggung Legendaris, Masjchun Sofwan Wafat

Mantan Gubenur Jambi dan Bupati Temanggung Legendaris, Masjchun Sofwan Wafat

Jakarta-KoPi| Mantan Gubernur Jambi Masjchun Sofwan atau akrab dipanggil Pak Mbong dalam keluarganya meninggal dunia. Gubernur periode 1979-1989 ini menjalani perawatan di RSPP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pak Mbong wafat pukul 22.30 WIB, 3 Oktober 2015 di RSPP.

Masjchun Sofwan sebelum menjadi Gubenur Jambi dua periode adalah Residen Kedu dan Bupati Temanggung 1964-1978. Ketika menjabat sebagai Bupati Temanggung, Pak Mbong merupakan sosok pejabat yang sangat merakyat, dicintai dan legendaris di mata rakyat Temanggung.

Banyak masyarakat di masa itu sering dikagetkan kehadiran Pak Mbong yang tiba- tiba di antara mereka tanpa disadari. Masjchun Sofwan terbiasa meninjau dan menyamar sebagai rakyat kecil untuk melihat keadaan masyarakat secara langsung. Istilah sekarang dikenal sebagai blusukan tapi tanpa wartawan yang menyertai.

Masjchun Sofwan atau Pak Mbong meninggalkan seorang istri Juniwita Tedjakusuma (Anggota DPD) dan seorang anak angkat dan empat anak tiri.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl. Kol. Sugiono No 17 Duren Sawit Jakarta Timur. Rencananya jenazah akan disalatkan di Masjid Pondok Indah dan dimakamkan pukul 13.00 WIB di TPU Tanah Kusir hari ini.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next