Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Malam anugerah sastra UGM, tingkatkan cita rasa seni Jogja

Malam anugerah sastra UGM, tingkatkan cita rasa seni Jogja

Jogjakarta-KoPi| "Event seni dan sastra mempunyai peran penting untuk meningkatkan cita rasa seni Jogja. Sastra merupakan muara dari kebudayaan nilai dan budi pekerti. Salah satu strategi membangun karakter bangsa," kata Prof. Ali.

Selaku Ketua Panitia Dies Natalis ke-66 UGM, Prof. Ali mengapresiasi baik terhadap pagelaran Malam Anugerah Sastra dan Seni UGM 2015 pada Rabu tanggal 2 Desember 2015 pukul 19.30 WIB di PKKH UGM.
Prof. Ali mengharapkan event-event bertajuk sastra akan semakin marak diselenggarakan. "Harapannya apresiasi seni dan sastra terus meningkat. Bisa menjadi ikon Gajah Mada, dan menjadi kegiatan rutin," tambah Prof. Ali.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Panitia Lomba Sastra UGM, Aprinus Salam, event sastra semakin prestisius di mata masyarakat, tidak terkotak pada komunitas sastra semata, namun juga untuk masyarakat umum.

Pasalnya event-event seni belum familiar di masyarakat. Masyarakat lebih menyukai event hiburan seperi konser musik dibandingkan dengan event sastra.

Dalam malam anugerah sastra dan seni 2015 direbutkan juara lomba kritik sastra, fotografi, film pendek, cerpen dan puisi.

Juara pertama kritik sastra diraih oleh Sunlie Thomas Alexander, juara fotografi 'Sampah  Elektronik' oleh Lanang Kurnia Jati, juara film 'Ruwah' diraih oleh Bambang Irawan, juara cerpen 'Dermaga Tua di Pulau Ningrat’ oleh Dahlia Hasan. Juara puisi diraih oleh Budi Saputra dengan judul 'Memorabilia Tiga kota'. |Winda Efanur FS| 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next