Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

M Hanif Dzakiri akui tenaga kerja asing banyak dari Tiongkok, hanya 13 ribu

M Hanif Dzakiri akui tenaga kerja asing banyak dari Tiongkok, hanya 13 ribu

Jogjakarta-KoPi| Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dzakiri membantah tegas adanya isu tentang jutaan tenaga kerja asing membanjiri Indonesia. Justru per tahun 2011 hingga 2015 jumlah tenaga kerja asing di Indonesia cenderung menurun.

“Itu gombal tidak ada jutaan yang masuk, “ kata Hanif Dzakiri.

Jumlah tenaga kerja asing itu menurun dari tahun 2011 ada sekitar 77 ribu, tahun 2012 sekitar 72 ribu , tahun 2013 sekitar 69 ribu, tahun 2014 sekitar 68 ribu dan tahun 2015 per September sekitar 54 ribu.

Hanif mengakui memang dari jumlah per September 54 ribu tenaga kerja asing, sekitar 13 ribu diantaranya berasal dari Tiongkok.

“Yang dari Tiongkok yang paling besar, jadi dari tahun ke tahun tenaga kerja ya flat aja, “ kata Hanif Dzakiri seusai menghadiri seminar nasional di Fakultas Teknik UNY pukul 11.10 Wib.

Berdasarkan regulasi yang ada masuknya tenaga kerja asing untuk level professional. Para tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan skill teruji.

“Regulasinya yang punya skill yang boleh masuk, misal ditemukan di lapangan ada yang tidak kompetan pasti itu pelanggaran, akan kita tindak,” ucap Hanif Dakiri.

Upaya proteksi terhadap masuknya tenaga kerja asing, dari Kementrian Ketenagakerjaan telah berkoordinasi dengan pihak Kementrian Hukum dan HAM terkait tenaga kerja illegal yang masuk ke Indonesia.

“Kita tengah berkoordinasi dengan Kemenkumham bila ada penyalahgunaan visa,” pungkas Hanif Dzakiri. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next