Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Lukisan palsu, harusnya ada sanksi hukum

seorang pengunjung melihat pameran lukisan palsu di jogja gelaeri museum seorang pengunjung melihat pameran lukisan palsu di jogja gelaeri museum

Jogjakarta-KoPi| Peredaran lukisan palsu para seniman tersohor merupakan pukulan bagi pecinta seni di Indonesia. Dalam hal ini Jean Couteau selaku kritikus asal Perancis menegaskan fenomena lukisan palsu telah menyalahi aturan moral.

“Kita menyaksikan lukisan karya puluhan tahun lalu, tapi yang kita saksikan diduga palsu,” kritik Couteau saat diskusi Lukisan Palsu di Jogja Galaeri Museum.

Secara pribadi Couteau mengharapkan seni rupa dikembalikan lagi pada jati diri Indonesia. Karya seni rupa yang memiliki idealitas tinggi dan kejujuran.

Salah satu peserta diskusi lukisan palsu, Trio menyebutkan pentingnya sanksi hukum bagi pelaku lukisan palsu.

“Mereka (pelaku lukisan palsu) saat ini masih tetap terkenal masih bisa tertawa, sanksi hukum harus ada aksi nyata, mudah-mudahan (aksi) soalnya mereka gak punya kekuasaan untuk kesitu, ini kayak curhat,” jelas guru gambar SD ini.

Menurutnya Trio praktek lukisan palsu sudah biasa. Sangat mudah menjiplak karya tertutama karya pelukis pemula yang sulit dilacak.

“Ini penting ada modus baru, dengan digital printing yang sudah semakin canggih. Para pemodal lukisan ini punya modal, memiliki tim ahli penjiplak ya memang ahli gambar,” jelas Trio.

Identifikasi Lukisan Palsu
Untuk mengdidentifikasi sebuah karya seni lukis asli atau tidak bisa melakukan dengan metode uji forensik. Aminudin TH. Siregar memaparkan uji fornsik bisa meneliti secara detail lukisan asli atau palsu.

“Uji forensik dengan mengukur (ketebalan) 0,00 sekian mili liter cat air bisa,” tutur dosen ITB ini.

Aminudin mengharapkan campura tangan negara memfasilitasi infrastruktur untuk menjaga keaslian seni rupa Indonesia.

Namun kedala di lapanagan karaya lukisan sang maestro Indonesia kebanyakan menjadi kolektor pihak tertentu. Sementara lukisan aturan melarang penelitian lukisan yang sudah menjadi koleksi.

“Peran negara bersalah, ini telah menyekap seni rupa kita,” keluh Aminudin.

Selain menggunakan metode forensik, Aminudin juga mengenalkan metode penelitian. Dia menelusuri jejak sejarah dan karya sang maestro lalu membandingkan dengan lukisan lainnya.

Hasilnya akan terlihat perbedaan gaya, gestur, dan karakteristik dari dua lukisan. Lukisan maestro asli cenderung lebih natural, dan berkarakter. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next