Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

Jogja-KoPi| Untuk menyiasati adanya dugaan kartel beras yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merugikan, maka tim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan mendaftar semua oknum yang terlibat sebagai pemain besar dalam pemasok beras di setiap provinsi.

R. Kurnia Sya’ranie Wakil Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) mengatakan jumlah pemain besar akan mendapat sorotan dari KPPU.

"Saat ini telah diketahui Setiap daerah dari 11 provinsi memiliki tempat sebagai pemasok beras yang besar," jelasnya dalam jumpa pers "Menyibak Dugaan Kartel Beras" di Hotel Melia, Yogyakarta (02/12).

Sya'tanie menjelaskan saat ini terdapat pemain besar. Ada 5 - 7 sebagai pemasok yang terbesar di setiap provinsi.

"Jadi, dengan pemain yang sudah terdaftar di KPPU maka akan memudahkan tim penyelidik dalam menyelidiki adanya kesekongkolan antar pemasok beras untuk menghindari adanya dugaan kartel beras di pasar," terang Sya’ranie.

KPPU telah menyiapkan langkah-langkah strategis dengan menurunkan tim untuk terjun langsung ke lapangan melalui orang pemain besar sebagai media pengontrol harga beras di pasaran. |Cucuk Armanto

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next