Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

Jogja-KoPi| Untuk menyiasati adanya dugaan kartel beras yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merugikan, maka tim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan mendaftar semua oknum yang terlibat sebagai pemain besar dalam pemasok beras di setiap provinsi.

R. Kurnia Sya’ranie Wakil Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) mengatakan jumlah pemain besar akan mendapat sorotan dari KPPU.

"Saat ini telah diketahui Setiap daerah dari 11 provinsi memiliki tempat sebagai pemasok beras yang besar," jelasnya dalam jumpa pers "Menyibak Dugaan Kartel Beras" di Hotel Melia, Yogyakarta (02/12).

Sya'tanie menjelaskan saat ini terdapat pemain besar. Ada 5 - 7 sebagai pemasok yang terbesar di setiap provinsi.

"Jadi, dengan pemain yang sudah terdaftar di KPPU maka akan memudahkan tim penyelidik dalam menyelidiki adanya kesekongkolan antar pemasok beras untuk menghindari adanya dugaan kartel beras di pasar," terang Sya’ranie.

KPPU telah menyiapkan langkah-langkah strategis dengan menurunkan tim untuk terjun langsung ke lapangan melalui orang pemain besar sebagai media pengontrol harga beras di pasaran. |Cucuk Armanto

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next