Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

KPPU RI awasi pemain kartel beras di pasar

Jogja-KoPi| Untuk menyiasati adanya dugaan kartel beras yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merugikan, maka tim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan mendaftar semua oknum yang terlibat sebagai pemain besar dalam pemasok beras di setiap provinsi.

R. Kurnia Sya’ranie Wakil Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) mengatakan jumlah pemain besar akan mendapat sorotan dari KPPU.

"Saat ini telah diketahui Setiap daerah dari 11 provinsi memiliki tempat sebagai pemasok beras yang besar," jelasnya dalam jumpa pers "Menyibak Dugaan Kartel Beras" di Hotel Melia, Yogyakarta (02/12).

Sya'tanie menjelaskan saat ini terdapat pemain besar. Ada 5 - 7 sebagai pemasok yang terbesar di setiap provinsi.

"Jadi, dengan pemain yang sudah terdaftar di KPPU maka akan memudahkan tim penyelidik dalam menyelidiki adanya kesekongkolan antar pemasok beras untuk menghindari adanya dugaan kartel beras di pasar," terang Sya’ranie.

KPPU telah menyiapkan langkah-langkah strategis dengan menurunkan tim untuk terjun langsung ke lapangan melalui orang pemain besar sebagai media pengontrol harga beras di pasaran. |Cucuk Armanto

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next