Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KPPU mencurigai adanya instansi yang terlibat dalam kartel

KPPU mencurigai adanya instansi yang terlibat dalam kartel

Jogja-KoPi| Sukarni, Komisioner KPPU menyatakan praktik kartel tidak saja bermain di wilayah pangan, tetapi juga telah menjalar di perdagangan alat kesehatan dan melibatkan instansi. Demikian Sukarni menyampaikan dalam Workshop Persaingan Usaha KPPU di Ballroom Hotel Melia Purosani, Yogyakarta (03/11).

Hal itu mengingatkan pentingnya peran undang-undang untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam dunia perdagangan. Sukarni menegaskan bahwa KPPU diberikan kewenangan untuk menilai beberapa peraturan untuk melakukan review ulang sebelum peraturan di launching ke lembaga-lembaga yang bersangkutan.

Langkah konkret yang dianbil KPPU akan mempermudah Menteri Perekonomian dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di setiap daerah.
"Karena dapat diketahui bahwa semua peraturan pasti mengikuti Undang-Undang yang berlaku,”tambah Sukarni.

KPU akan memberikan sanksi kepada lembaga yang bermain dengan asosiasi tertentu yang menyebabkan rusaknya harga di pasaran, tegas Sukarni.

Sukarni menjelaskan bahwa KPPU berpedoman pada Peraturan KPPU No 13 Tahun 2010 dan Undang-Undang yang berlaku untuk mengatasi masalah kartel tersebut. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha nomor 13 tahun 2010 tentang pedoman pelaksanaan tentang penggabungan atau peleburan badan usaha dan pengambilalihan saham perusahaan yang dapat mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Menurutnya, peraturan undang-undang di atas dapat digunakan sebagai rambu-rambu untuk memberikan peringatan ketika terdapat lembaga atau instansi yang melakukan kesekongkolan persaingan yang tidak sehat hingga mengakibatkan pengkartelan di bidang beras/pangan, barang dan jasa.

Terkait asosiasi, Sukarni menyampaikan bahwa ternyata terdapat beberapa negara yang mendukung adanya asosiasi hingga menjadikan aktor untuk menciptakan terjadinya persekongkolan antar negara untuk menguasai pasar, hingga timbul kartel-kartel kecil di setiap negara yang difasilitasi oleh lembaga-lembaga besar di negara tertentu. |Cucuk Armanto

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next