Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Ketua DPR RI respon video Elanto, yakini oknum polisi yang bermain

Ketua DPR RI respon video Elanto, yakini oknum polisi yang bermain

Jogjakarta-KoPi| Aksi heroik kembali ditunjukkan oleh Elanto Wijoyono, setelah berhasil menghadang moge yang melanggar lalu lintas beberapa waktu yang lalu. Kini Elanto mengunggah video oknum polisi lalu lintas di Pojok Beteng Wetan, yang diduga melakukan pungutan liar terhadap kernet truk.

Aksi kedua Elanto kembali menghebohkan masyarakat sekaligus menampar aparat kepolisian. Bahkan Ketua DPR RI, Setya Novanto juga mendukung keberanian aksi Elanto tersebut.

Setya Novanto geram dengan tindakan oknum polisi yang melakukan pungutan liar. "Itu adalah hal yang tidak bisa kita terima," jelas Setya Novanto seusai pembukaan konferensi GOPAC di Hotel Royal Ambarukmo pukul 11.00 WIB.

Setya meyakini oknum kepolisian memang bermain di belakang pungutan liar ini. Dalam hal ini pihak polisi harus melakukan evaluasi total di dalam tubuh kepolisian.

Pasalnya kedok oknum polisi yang terbuka ini, akan berdampak buruk terhadap citra polisi di mata masyarakat. Padahal selama ini masyarakat menganggap polisi sebagai patron bagi negara, yang secara ketat mengusut masalah hukum.

"Sangat tidak baik karena polisi merupakan patron negara kita, yang harus dicontoh oleh seluruh generasi kita, oleh aparat yang ada kita tindak secara cepat dan tegas," pungkas Setya Novanto. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next