Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Ketahuan ada rekam jejak buruk, pansel berani coret capim KPK?

Ketahuan ada rekam jejak buruk, pansel berani coret capim KPK?

Jogjakarta-KoPi| Pemilihan calon pimpinan KPK hampir memasuki babak akhir. Pemilihan calon pimpinan KPK oleh Pansel yang dikabarkan demokratis ini justru mendapat perhatian khusus oleh masyarakat. Masyarakat yang tergabung dalam koalisi anti korupsi menandai tahap wawancara delapan calon pimpinan KPK masih memiliki kecacatan. Mereka menganggap pansel kurang jeli menguak rekam jejak para capim KPK.

Menurut Direktur Indonesia Corruption Monitoring (ICM), Tri Wahyu menyayangkan adanya capim KPK yang gagal membongkar kasus korupsi di daerah. Namun kini lolos dan menjadi capim KPK. Dalam hal ini Tri menghimbau kepada pansel lebih jeli dalam memilih pimpinan KPK nantinya.

“Saat capim KPK itu jadi di Polres Bantul dia tidak berhasil menguak kasus Pembunuhan wartawan Udin pada tahun 1996. Wartawan Udin yang menulis kasus korupsi di Bantul. Dia (capim) tidak mendukung penuntasan kasus korupsi yang dipelopori oleh Udin tahun 1996,” tutur Tri Wahyu di kantor Pukat UGM pukul 10.20 WIB.

Sementara anggota LBH Jogja, Sarli Yulhendra menyebutkan tahap wawancara capim KPK memang tidak tuntas menguak rekam jejak para capim. Sarli menmandang pansel tidak bersungguh-sungguh mendengar saran-saran masyarakat tentang capim KPK.

“Keterlibatan masyarakat berhak memilih dan berpartisipasi dalam kontek pembangunan. Bila ada temua rekam jejak yang buruk, pansel berani mencoret capim KPK,” tutur Sarli Yulhendra. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next