Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Pro-Kontra Nobar film “Senyap”, KBM di UIN SuKa tetap lancar

Pro-Kontra Nobar film “Senyap”, KBM di UIN SuKa tetap lancar

Jogjakarta-KoPi| Pro-Kontra disertai ketegangan terjadi antar kelompok atas rencana penayangan film Senyap di gedung Student Center, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SuKa), Yogyakarta, Rabu, 11 Maret 2015. Acara itu semula direncanakan pukul 9.00. Ratusan massa berbagai elemen berkumpul di Kampus UIN SuKa.

"Apa kita mau dirasuki paham komunis, dengan kalimat tauhid, kita menolak," kata Umar Said, Ketua Forum Umat Islam Daerah Istimewa Yogyakarta, di gerbang masuk UIN Sunan Kalijaga

Sebaran informasi lewat broadcast bbm yang berisi “'Sebarkan. Mari lawan segala bentuk gerakan yg memberangus hak2 demokratis” merupakan salah satu wujud aksi pro terhadap penayangan dan diskusi film Senyap di UIN SuKa.

Pihak Rektorat dalam hal ini bahkan Rektor UIN SuKa, Prof Akhmad Minhaji,PhD langsung terjun untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar suasana di kampus tetap kondusif. Minhaji menyepakati diskusi film Senyap boleh tetap dilanjutkan, tetapi film Senyap tidak boleh diputar.

Sementara itu di Pusat Bahasa dan berbagai fakultas, kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa tetap berjalan lancar. Hal ini disampaikan juga oleh pihak Humas UIN SuKa, RTM Maharani.

Film Senyap adalah film dokumenter karya sutradara Joshua Oppenheimer dari Amerika Serikat yang bertema tentang pembantaian massal 1965. Sebagian besar suting dilaksanakan di Sumatera Utara antara 2010 sampai 2012.

Film yang pemutaran pertamanya diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Dewan Kesenian Jakarta dilaksanakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Sedangkan secara internasional film tersebut diselenggarakan di Venice International Film Festival pada bulan Agustus 2014.

Film ini mendapatkan bebrapa penghargaan secara internasional seperti pada Busan International Festival, Denver Film Festival, Venice International Festival dalam tahun yang sama yaitu tahun 2014. |UR Sari

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next