Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Kereta Api solusi atasi kemacetan dan transportasi darat di Indonesia

Kereta Api solusi atasi kemacetan dan transportasi darat di Indonesia

Sleman-KoPi|Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyampaikan rencana pemerintah menggunakan kereta api sebagai transportasi utama masyarakat Indonesia.

Rencana tersebut menurut Budi merupakan solusi masalah kemacetan di jalan raya yang selalu terjadi di Jakarta dan wilayah lainnya. Sementara penyebab dari kemacetan ini disebabkan karena jumlah pengguna motor yang selalu meningkat setiap tahun.

"Saat mudik kemarin, pemudik yang menggunaka motor berjumlah hingga 5 juta dan pertumbuhannya selama satu tahun itu 30%,"ujarnya saat menghadiri Diskusi Refleksi 72 tahun Indonesia Merdeka dengan tema diskusi "Kerja Bersama untuk Kejayaan Indonesia" di Gedung Pusat UGM,Sabtu (12/8).

Dalam hitungan 3 sampai 4 tahun, Ia memprediksikan semua kota besar di Indonesia akan dipenuhi kendaraan jenis ini.

Budi menjelaskan salah satu solusi utama dari masalah ini adalah pengembangan tranportasi darat massal antarkota berupa kereta api. Dengan menggandeng perusahaan swasta, Pemerintah saat ini berusaha menutupi kekurangan antara pengadaan barang (Supply) dan permintaan (demand).

"Masalahnya kita ingin membuat solusi namun tidak memiliki dana yang cukup,Sekarang ada bantuan yang melibatkan perusahaan swasata ,ia menampung modal pemerintah dan ia pun yang mengembangkan usaha kereta api,"ucapnya.

Budi menambahkan penambahan jenis kereta seperti MRT, LRT di dalam kota seperti Jakarta akan membantu mengurangi jumlah motor di jalan.

Pengadaan high speed train antar kota dari Jakarta hingga Surabaya juga diharapkan ikut serta dalam memberikan kontribusi besar untuk pengembangan transportasi massal di darat.

Budi pun bermimpi di masa depan pengembangan konektivitas tranportasi berbasis kereta api ini dapat mengurangi jumlah kecelakaan serta menghilangkan titel jakarta sebagai kota yang selalu macet.

"Nanti kita akan mengatakan jangan naik motor, karena 70% kecelakaan disebabkan motor ,serta hingga nanti saatnya kita bisa menyampaikan bahwa Jakarta sudah tidak macet,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next