Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kemeriahan yang Tak Terdengar dari Panggung Senyap FKY 27

Kemeriahan yang Tak Terdengar dari Panggung Senyap FKY 27

Jogjakarta-KoPi| Ada yang menarik di Taman Kuliner Condongcatur Yogyakarta sejak Minggu malam kemarin jika dibandingkan malam-malam sebelumnya. Sebab  di utara pendopo Taman Kuliner Condongcatur Yogyakarta mulai digelar Panggung Senyap yang akan memeriahkan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 27 hingga malam penutupan 5 September mendatang.
 
Meskipun demikian, kemeriahan di panggung tersebut tidak terdengar gegap gempita oleh para pengunjung yang memenuhi lokasi FKY 27 ini, meskipun mereka berada dekat dengan lokasi panggung.

Sesuai namanya, Panggung Senyap adalah panggung yang kemeriahannya tidak terdengar oleh orang-orang yang ada di sekitar panggung tersebut. Untuk dapat menikmati musik dari panggung senyap ini, penonton yang hadir harus membawa radio FM dan headset atau headphone. Radio FM para penonton kemudian diarahkan untuk mendengarkan di gelombang 107.8 FM terlebih dahulu agar dapat menikmati musik yang dibawakan oleh para penampil di panggung tersebut.

Meskipun melalui gelombang radio FM, namun jangkauannya hanya terbatas di area FKY 27 sehingga mau tidak mau mereka yang ingin menikmati musik harus datang ke lokasi. Setiap harinya Panggung Senyap ini akan menghibur para penonton mulai sekitar 19:00 WIB hingga 22:00 WIB.

Menurut Ishari Sahida yang tahun ini menjadi Ketua FKY 27,” Pangung Senyap adalah sebuah konsep panggung pertunjukan tanpa tata suara. Penonton akan diberikan sebuah fasilitas untuk dapat menikmati pertunjukan ini.”

Jadi, meskipun panitia FKY meminjamkan headphone pada para penonton, namun pengunjung yang ingin menikmati suguhan musik dengan kemasan unik ini dapat membawa sendiri headset/headphone dan radio FM yang dimilikinya.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next