Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Kemenkeu optimis defisit APBN turun di Tahun 2017

Kemenkeu optimis defisit APBN turun di Tahun 2017

Jogja-KoPi│Dr. Ahmad Yani, Ak, SH, MM, Direktur Pembiayaan Dan Transfer Non Dana Perimbangan, optimis kementrian keuangan dapat menurukan  defisit APBN di tahun 2017 menjadi 2,41 % terhadap GDP, saat ditemui pada sosialisai kebijakan pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun 2017 di Balroom Royal Ambarukmo, Senin (20/2).

Kementrian keuangan meramalkan defisit APBN akan hanya terjadi sebesar 2,41 % terhadap GDP. Sementara itu pada tahun 2016, defisit APBN sendiri mencapai 2,46 % terhadap GDP yang jauh dibawah perkiraan awal sebesar 2,7% terhadap GDP.
    
Menurut Dr. Ahmad Yani, Ak, SH, MM, keberhasilan dalam menurunkan nilai defisit di tahun 2016 dikarenakan Kemetrian Keuangan berhasil mengamankan penerimaan pajak walau pun melalui slowcost. “Kita berhasil mengamankan penerimaan pajak, walaupun ada slowcost. Namun, Teks amnesti  pajak bisa masuk, di atas 100 triliun dan kemudian ada pengakuan penerimaan bukan pajak”, tambahnya.
    
Keberhasilan tersebut kemudian mengantarkan kementrian keuangan pada pemberesan komitmen yang semula telah ditunda, seperti Dana Alokasi Umum (DAU) yang dapat dibayarkan tepat waktu. “Pembayaran DAU yang tepat waktu mengakibatkan kita tidak punya utang dan tunggakan lagi pada  169 daerah”, kata Dr. Ahmad Yani, Ak, SH, MM.
    
Selain itu, menurutnya Kemenkeu juga tetap menjaga komitmen untuk membayar semua tagihan pada pihak ketiga dengan baik. “Sehingga kita bisa lalui APBN 2016 dengan lapang dengan khusnul khotimah, dan juga masih tetep membukakan sisa anggaran yang cukup memadai”, tutur Dr. Ahmad Yani, Ak, SH, MM dengan sumringah
    
Keberhasilan penurunan angka defisit APBN di tahun 2016 kemudian berdampak pada modal pelaksanaan APBN tahun 2017. “ Keberhasilan ini menjadi modal bagi pelaksanaan APBN di tahun 2017. apbn kita akan lebih kredible karena basis perhitungan dari realitasi pada tahun 2016 itu lebih realistis. Kita upayakan defosot  2017 akan tetep terkendali sebesar 2,41% terhadap GDP lebih rendah dari realitasi defisit tahun 2016”, jelas Dr. Ahmad Yani, Ak, SH, MM.
    
Sementara itu, dalam upaya penurunan defisit APBN di tahun 2017 Kemenkeu akan melaksanakan teks inform yaitu informasi dari perpajakan.  Informasi birokrasi dibidang pajak dan bea cukai. “Kita akan melalui APBN 2017 dengan jauh lebih baik dan lebih aman dan kredible”, pungkasnya.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next