Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Kemendikbud sebar 800 guru ke pelosok negeri Featured

Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin

Jogjakarta-KoPi| Menurut data pusat teknologi dan komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud dari sekitar 208 ribu sekolah se-Indonesia separuhnya masih tertinggal. Tingginya angka ketertinggalan sekolah menjadikan program kemajuan sekolah tertinggal sebagai prioritas utama kemendikbud.

Selama ini program memajukan sekolah tertinggal menjadi agenda yang diestafetkan kemendikbud dari masa ke masa. Seperti pada masa kepemimpinan Anis Baswedan, program meneruskan kepemiminan sebelumnya.

Menurut staf khusus kemendikbud, Muhammad Chozin menjelaskan rencananya besok di Jakarta (25/5), kemendibud akan melepas 800 guru untuk disebar ke pelosok negeri. Program 800 guru untuk menyebarkan tenaga pendidik yang selama ini distribusinya hanya memusat di Jawa.

“ Untuk guru kita ada program Guru Garis Depan (DTT), besok pagi kita launching di Jakarta oleh presiden, ini guru yang sudah ngajar di daerah kita dorong lagi, kita kirim ke daerah dengan pembekalan. Ada tahap pertama dari 800 orang untuk 4 propinsi, di Papua, Maluku, Kalimantan dan Nusa tenggara”, papar Chozin saat menjadi narasumber di Jogja digital Valley pukul 11.00 WIB di Jogja.

Selain itu Kemendikbud juga terus menggalakan perbaikan manajemen instansi sekolah. Hal ini terkait dengan kemudahan infrastruktur ke sekolah hingga tata kelola sekolah.

“Akses sekolah yang bagus, ada listrik, guru berkualitas. Melalui ini yang maju bukan di Jawa saja tapi semua pulau sama. Lalu yang penting, mutu dan akses terhadap pendidikan, penunjang infrastruktur, dan tata kelola pendidikan,” papar Chozin.

Chozin menegaskan tata kelola yang baik menjadi sentral program akan berjalan baik. Kendala dari tata kelola terkait dengan tidak transparannya manjemen dan tindakan korupsi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next