Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Karya siswa es krim pencegah kanker..

Es krim "Cerdasi" daun sirsak Es krim "Cerdasi" daun sirsak

Jogjakarta-KoPi| Ada tiga kategori karya ilmiah yang dilombakan dalam Pameran Karya Ilmiah Remaja 2015. Kategori pertama bidang tekologi dan rekayasa dengan 14 jenis karya, bidang IPA sebanyak 22 karya dan bidang IPSK (Sosial) sebanyak 9 karya.

Pemilihan karya berlangsung sejak bulan Mei 2015. Kriteria pemilihan karya berdasarkan orisinalitas ide, dan bermanfaatnya karya pada lingkungan sekitar. Sebanyak 15 karya lolos ke babak pameran.

Salah satu peserta pameran siswi, Kayla Queenazima Santoso meneliti tentang es krim “Cerdasi” daun sirsak sebagai pencegah kanker. Menurut Kayla masyarakat masih awam dengan obat tradisional kanker. Pembuatan es krim daun sirsak dapat menjadi alternatif obat baru.

Kayla yang baru duduk di kelas 8 SMPN Jogjakarta berharap melalui pameran karya ilmiah ini bisa memajukan iklim penelitian di Indonesia.

Berbeda dengan Kayla, salah satu siswi dari SMP 7 Muhammadiyah Jogjakarta, Dyah Ayu Sekar meneliti tentang energi. Dyah memanfaatkan minyak jelantah sebagai pengganti minyak tanah.

Penelitian Dyah berangkat dari kegelisahan banyaknya pengepul minyak jelantah yang dijual kembali ke konsumen. “Ide berawal dari pengamatan saya sendiri banyak pengepul minyak jelantah membeli dari restoran besar dan hotel lalu dijual kembali ke masyarakat. Minyak jelantah itu mengandung kolesterol. Ini upaya mengurangi penjualan minyak jelantah,” papar Dyah.

Dyah mendesain kaleng bekas menjadi kompor. Untuk praktek penelitian ini Dyah memakai kaleng bekas roti yang di lubangi di bagian tengahnya. Di bagian tengah dituangkan minyak jelantah.

“Uji coba menggunakan kira-kira satu liter minyak jelantah untuk memasak satu liter air dan bisa mendidih selama 16 menitan. Untuk masak ayam dan sayur pun bisa,” jelas Dyah. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next