Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Karena tato, wanita ini terkena kanker servisk

Karena tato, wanita ini terkena kanker servisk

KoPi| Seorang wanita California divonis menderita kanker serviks karena kesalahan proses pentatoan. Kelenjar getah bening pada wanita 32 tahun ini bereaksi tak sewajarnya. Bahkan dokter mengklaim untuk percaya kanker telah menyebar ke tubuhnya.

Dokter menyadari dari penyerapan getah bening dari tinta tatto. Dari hasil scan 14 tato yang menutupi kaki dan pahanya kanker terdeteksi. Dilansir Livescience untuk mengobati kankernya, dokter mengangkat rahimnya, leher rahim, saluran telur dan kelenjar getah bening di panggul.

Setelah operasi dan setelah pemeriksaan sel-sel dari kelenjar getah bening, dokter belajar sel yang terdapat deposito tato tinta dan bukan kanker. Dr Eskander menjelaskan 'beberapa tinta diserap sel-sel dalam sistem limfatik dan bermigrasi ke tingkat kelenjar getah bening.

Para peneliti tidak bisa mendeteksi sel-sel kanker kecil di salah satu kelenjar getah bening di pinggulnya, suatu kondisi yang disebut micrometastasis, tapi itu tidak muncul pada PET scan.

Dr Eskander mengatakan itu terlalu kecil untuk muncul dan bahwa itu hanya kebetulan ditemukan, menurut Livescience.
Selain kasus wanita tersebut juga terjadi kasus kanker serviks lainnya. Ada laporan lain sejenis tinta tato menyebar ke kelenjar getah bening dan muncul di PET scan pada pasien dengan melanoma dan kanker payudara.

Dr Eskander menghimbau para wanita mengambil pelajaran dari kasus wanita ini. untuk mempertimbangkan penggunaan seni dalam tubuh. |dailymail.co.uk| Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next