Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kampung Betawi Suguhkan Budaya Betawi Di Jakarta Fair Kemayoran

Kampung Betawi Suguhkan Budaya Betawi Di Jakarta Fair Kemayoran

Jakarta-KoPi| Untuk ke dua kalinya Jakarta International Expo (JIExpo) memberikan ruang bebas bagi Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) untuk mempromosikan budaya betawi di Jakarta Fair Kemayoran.. Tahun 2015 ini JIExpo memberikan lahan secara cuma-cuma seluas 2.000 meter persegi di area Gambir Expo. Area tersebut jauh lebih luas dibanding tahun sebelumnya.


 
Dengan luasan yang lebih besar, otomatis jumlah stand yang ada di Kampung Betawi juga bertambah menjadi 54 stand, dari tahun sebelumnnya berjumlah 34 stand. Stand-stand tersebut berisi berbagai macam kuliner khas Betawi, seperti Soto Betawi, Dodol Betawi, Tupat Bebanci, Bir Pletok dan masih banyak lagi.
 
Selain Kuliner, ada juga Souvenir, Pernak-pernik hingga Busana Khas Betawi di jual disini. Uniknya meskipun namanya Kampung Betawi, tapi ada juga Kuliner Khas dari Daerah lainnya seperti Gudeg, Soto Mie Bogor dan lain sebagainya.
 
Selain beragam kuliner khas daerah, Kampung Betawi juga menyajikan hiburan khas Betawi seperti Lenong, Topeng Blantek, Samrah, Keroncong Betawi dan pertunjukan lainnya di panggung Kampung Betawi. Pertunjukan hiburan tersebut diselenggarakan setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Sabtu, 20 Juni 2015 giliran Topeng Blantek Fajar Ibnu Sena Pimpinan Nasir Mupid Pesanggrahan Jakarta Selatan tampil di Kampung Betawi.Topeng Blantek salah satu Teater Tradisi Betawi yang mempunyai ciri khas Si Jantuk sebagai pembuka dan penutup Lakon, Sundung sebagai pembatas pemain dan penonton, serta Obor sebagai alat penerangan.
 
Dengan Lakon Juragan Baud, pertunjukan Topeng Blantek malam itu dapat mengibur pengunjung yang sedang berbuka puasa bersama keluarga. Pertunjukan Topeng Blantek tersebut dapat pula memberikan sebuah pembelajaran bagi masyarakat untuk mengedepankan “musyawarah” mencapai mufakat dalam mengatasi segala permasalahan keluarga yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Sebagaimana yang dilakukan oleh Keluarga Juragan Baud dalam Lakon tersebut. (souja/ziz)

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next