Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jurnalis peringkat wahid korban pelanggaran HAM

Jurnalis peringkat wahid korban pelanggaran HAM

Perjuangan HAM ( Hak Asasi Manusia) di Indonesia masih mengalami masa suram. Hal tersebut terindikasi dari banyaknya kasus HAM yang menggantung dan tindakan kriminalisasi aktivis HAM. Seperti contoh kasus aktivis Munir dan wartawan Udin yang hingga kini belum memiliki titik terang.

Jogjakarta-KoPi|  Komisioner Komnas HAM RI, Siti Noor Laila menegaskan pentingnya perlindungan kepada pelaku dan pejuang HAM. Selama setiap detil gerakan dari aktivis HAM sering mendapatkankan intimidasi bahkan kriminalisasi dari oknum tertentu.

“Pembela Hak Asasi Manusia, yang merupakan hak dasar, ialah Kelompok yang memperjuangkan HAM. Pihak yang harus segera diselamatkan. Bahkan untuk beberapa kasus mereka di larikan keluar negeri”, papar Siti Noor Laila saat menjadi narasumber pada diskusi HAM di Hotel Harper pukul 10.00 Wib.

Laila sapaan akrabnya juga prihatin dengan kondisi penuntasan kasus HAM di Indonesia saat ini. Menurutnya beralihnya orde baru menjadi orde reformasi sekarang ini tidak membawa perbaikan pada kasus HAM.
“ Masa reformasi dan negara demokrasi saat ini tidak diikuti dengan perubahan pembela hak asasi manusia. Pembela hak masih mendapat acaman”, imbuh Laila.

Menurut data Komnas HAM hingga tahun 2015 ini pelanggaran HAM terjadi pada isu kebebasan berkumpul dengan 8 kasus, isu profesi seperti jurnalis dan pengacara sebanyak 8 isu, lingkungan 3 kasus, konflik agraria 2 kasus, buruh 1 kasus dan anti korupsi sebanyak 1 kasus.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next