Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jokowi akan buka Tanwir Muhammadiyah

Jokowi akan buka Tanwir Muhammadiyah

Jogja-KoPi| Ambon - Muhammadiyah menyelenggarakan sidang Tanwir pada tanggal 24-26 Februari di kota Ambon. Tanwir merupakan permusyawaratan tertinggi di bawah Muktamar Muhammadiyah. Pada pembukaan yang akan diselenggarakan pada Jumat (24/2) akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, dan didampingi Menteri-Menteri Kabinet Kerja. Selain itu, tanwir tersebut juga dihadiri seluruh Pimpinan Wilayah, Perwaklian Daerah, Organisasi otonom Muhammadiyah, dan juga para peserta lainnya.

Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan, Jokowi secara khusus akan memaparkan mengenai konsep kebijakan ekonomi berkeadilan sosial. “Ini tentunya satu pemikiran yang sangat menarik, kami sudah tiga kali ketemu Presiden,dan beliau concern sekali untuk konsep ekonomi berkeadilan sosial ini,” terang Haedar, Kamis (23/2) dalam acara Press Conference yang digelar di Gedung Islamic Center Ambon.

Tema yang diangkat Muhammadiyah pada Tanwir kali ini yaitu “Kedaulatan dan Keadilan Sosial  Mewujudkan Indonesia Berkemajuan”. “Tema yang kita angkat memang bertemali erat dengan apa yang selama ini juga menjadi pemikiran Pak Jokowi,” jelas Haedar.

Dipilihnya tema tersebut, lanjut Haedar, karena masalah terkait kedaultan dan keadilan sosial  di Indonesia saat ini merupakan sebuah permasalahan yang sangat fundamental. “Kedaulatan dan keadilan sosial penting ditegakan, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa kita,” jelas Haedar.

Indonesia yang sangat luas ini termasuk kepulauan Maluku yang dikenal dengan kepulauan seribu pulau itu juga mengandung potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa. “ Tetapi jujur, kini Indonesia, khususnya di Maluku masih berhadapan dengan kesenjangan sosial,” kata Haedar.

Melalui Tanwir Muhammadiyah di Ambon ini, Haedar berkeyakinan akan menghasilkan sebuah pemikiran dan juga gagasan yang dapat ditransformasikan dalam tegaknya kedaulatan dan keadilan sosial di Indonesia.

Dalam pembukaan Tanwir tersebut juga akan dilakukan peresmian Klinik Apung Said Tuhuleley, Pencanangan Universitas Muhammadiyah Maluku dan Rumah Sakit Muhammadiyah di Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu Maluku Tengah, dan juga Pencanangan Pusdiklat Pertanian Muhammadiyah se Indonesia Timur di Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

 Sementara itu, untuk Penutupan Tanwir sendiri rencananya akan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Merupakan satu momentum yang sangat penting bagi kita semua baik Muhammadiyah maupun seluruh keluarga besar warga Maluku bahwa kehadiran Presiden dan Wakil Presiden ke Ambon tidak hanya demi Muhammadiyah, melainkan ada harapan besar untuk perubahan di tubuh bangsa ini,” jelas Haedar.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next