Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Jika tak kebagian daging, Jatim akan sembelih sapi sendiri

Jika tak kebagian daging, Jatim akan sembelih sapi sendiri
Surabaya - KoPi | Mengantisipasi efek yang bisa terjadi akibat pemogokan yang dilakukan pedagang daging sapi, pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya adalah mengandalkan pasokan daging dari dalam Jawa Timur sendiri.
 

"Kalau tidak ada daging dari luar, ya kita sembelih sendiri," tukas Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Senin (10/8).

Soekarwo mengatakan, pemerintah punya kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Hak dia (pedagang) untuk mogok, tapi hak kami (pemerintah) juga memberikan pelayanan pada masyarakat," tegasnya.

Menurut Soekarwo pasokan daging di Jawa Timur ikut terimbas akibat isu mogok dan kelangkaan daging sapi di Jakarta. Ada pihak yang memanfaatkan isu tersebut untuk menahan pasokan daging agar harganya tinggi. 

"Krisis itu kan menimbulkan harga naik. Saat seperti itu pasokan bukannya ditambah, malah justru ditahan, untuk menunggu harga yang lebih tinggi. Itu siklus ekonomi," ungkap Soekarwo.

Menurutnya, pasokan sapi di Jawa Timur saat ini masih aman. Jika memang timbul krisis, pemerintah siap menyediakan daging untuk mengisi pasar. Saat ini stok sapi di Jawa Timur mencapai 4,1 juta ekor. 

"Dengan angka tersebut, Jawa Timur bahkan punya surplus untuk mengirim daging ke kota yang mengalami kelangkaan daging sapi, seperti Bandung dan Jakarta," ujar Soekarwo.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next