Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jelang Imlek, pembeli buru motif baru Cheongsam

Jelang Imlek, pembeli buru motif baru Cheongsam

Jogjakarta-KoPi| Sekitar dua minggu lagi masyarakat Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek yang jatuh pada 8 Februari nanti. Menyambut perayaan imlek beberapa toko Cheongsam atau pakaian tradisional china, mulai dipadati pembeli.

Salah satunya, toko baju Cheongsam di Jalan Jogonegaran no 7. Toko yang diklaim toko Cheongsam terlengkap di Jogja ini mulai kebanjiran pembeli.

Menurut pemilik toko, Sulastri rata-rata pembeli pada hari biasa berkisar delapan orang. Kini saat momen Imlek berbalik 180 derajat. "Pembelinya sekarang tak terhitung," jelasnya saat ditemui wartawan KoranOpini.com pada 29 Desember 2016.
Pembeli Cheongsam kebanyakan dari perusahaan, hotel dan kafe-kafe di Jogja. Dengan melonjaknya pembeli, imlek membawa berkah tersendiri. Sulastri mengaku kini pendapatannya naik 50%. Bahkan seminggu dengan hari-H bisa mencapai 100%.

Motif Cheongsam
Berbeda dengan tahun lalu dengan motif polos. Di tahun 2016 ini, Sulastri memunculkan varian motif Cheongsam baru, motif bunga motif huruf mandarin China dan lambang dan simbol China. Antusiasnya positif dari pembeli.

Bagi Sulastri tidak motif marketing tertentu dengan varian motif baru. Dirinya hanya mengikuti pasaran motif yang sedang terkenal saat ini. Pasalnya dirinya mengambil kulakan di Jakarta yang saat ini memasarkan motif-motif baru tersebut.

"Tapi ini impor dari Singapura, yang bikin baju China kan sana, tapi kita kembangin juga. Ini mengambil dari Jakarta,” tambah Sulastri. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next