Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Jelang Imlek, pembeli buru motif baru Cheongsam

Jelang Imlek, pembeli buru motif baru Cheongsam

Jogjakarta-KoPi| Sekitar dua minggu lagi masyarakat Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek yang jatuh pada 8 Februari nanti. Menyambut perayaan imlek beberapa toko Cheongsam atau pakaian tradisional china, mulai dipadati pembeli.

Salah satunya, toko baju Cheongsam di Jalan Jogonegaran no 7. Toko yang diklaim toko Cheongsam terlengkap di Jogja ini mulai kebanjiran pembeli.

Menurut pemilik toko, Sulastri rata-rata pembeli pada hari biasa berkisar delapan orang. Kini saat momen Imlek berbalik 180 derajat. "Pembelinya sekarang tak terhitung," jelasnya saat ditemui wartawan KoranOpini.com pada 29 Desember 2016.
Pembeli Cheongsam kebanyakan dari perusahaan, hotel dan kafe-kafe di Jogja. Dengan melonjaknya pembeli, imlek membawa berkah tersendiri. Sulastri mengaku kini pendapatannya naik 50%. Bahkan seminggu dengan hari-H bisa mencapai 100%.

Motif Cheongsam
Berbeda dengan tahun lalu dengan motif polos. Di tahun 2016 ini, Sulastri memunculkan varian motif Cheongsam baru, motif bunga motif huruf mandarin China dan lambang dan simbol China. Antusiasnya positif dari pembeli.

Bagi Sulastri tidak motif marketing tertentu dengan varian motif baru. Dirinya hanya mengikuti pasaran motif yang sedang terkenal saat ini. Pasalnya dirinya mengambil kulakan di Jakarta yang saat ini memasarkan motif-motif baru tersebut.

"Tapi ini impor dari Singapura, yang bikin baju China kan sana, tapi kita kembangin juga. Ini mengambil dari Jakarta,” tambah Sulastri. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next