Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Jawa Timur tolak ijinkan sapi impor masuk

Jawa Timur tolak ijinkan sapi impor masuk
Surabaya - KoPi| Hingga minggu ketiga Agustus 2015, harga daging sapi kualitas bagus di Surabaya masih normal dan tidak terimbas gejolak. Di Pasar Wonokromo, Surabaya, misalnya, daging sapi berada di kisaran harga Rp 96.000. Sedangkan di Pasar Keputran, harga daging sapi berada di kisaran Rp 98.000.
 

Menurut Kepala Pasar Wonokromo, Indrayana, harga beberapa kebutuhan pokok di Surabaya masih stabil, kecuali daging ayam dan daging sapi yang masih fluktuatif. Khusus untuk daging sapi, Surabaya didukung oleh peternak lokal Jawa Timur, sehingga mampu meredam gejolak harga daging sapi.

Indrayana mengatakan, stabilnya harga kebutuhan barang pokok tersebut disebabkan karena stok yang masih cukup banyak. Hal itu juga didukung lancarnya rantai distribusi di berbagai daerah.

Sementara itu, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur menilai Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak perlu melakukan impor daging sapi. DPRD Jatim menyebut bahwa Jawa Timur merupakan salah satu penghasil ternak sapi di Indonesia sehingga dapat menutupi kebutuhan masyarakat. Karena itulah harga daging sapi di Jawa Timur sangat kontras dengan harga daging sapi nasional. 

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Pranaya Yudha Mahardhika mengatakan, Komisi B DPRD Jatim akan tetap berjuang melindungi peternak lokal dengan cara menolak masuknya sapi impor ke Jawa Timur. Pranaya berharap Gubernur Jawa Timur Soekarwo memperketat pintu masuk sapi impor agar tidak masuk Jawa Timur. Ia khawatir membanjirnya daging sapi impor dapat memberi dampak pada harga daging sapi lokal.

"Kami akan mendatangi pemerintah pusat untuk menyampaikan penolakan Jawa Timur terhadap sapi impor dan menolak pelabuhan Jawa Timur dijadikan pintu masuk sapi impor ke Indonesia," tegasnya.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next