Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Jadi jalur mudik utama Pantura, Tol Cipali makan korban lagi

Jadi jalur mudik utama Pantura, Tol Cipali makan korban lagi
KoPi | Menghitung hari menuju hari raya, Tol yang digadang-gadang menjadi jalur utama mudik Pantura ini kembali memakan korban.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 15.00 Senin (06/07) di kilometer 178 bermula saat sebuah minibus grand max nopol 1720 MF menabrak sebuah truck molen yang sedang parkir di bahu jalan. Mobil yang dikendarai dengan kecepatan tinggi tersebut bergerak menuju Cirebon dari Jakarta.

Korban sementara yang dikatakan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Rezky Satya Dewanto hingga kini jumlah masih belum valid. Rizky mengatakan jumlah sementara korban tewas saat ini berjumlah 6 orang.

Jalan Tol yang diresmikan sejak 13 Juni lalu tersebut terbentang sepanjang 116.75 kilomoter. Jalan tersebut menghubungkan daerah Cikopo sampai ke Palimanan dan memperpendek jarak tempuh sejauh 40 km.

Namun, penerangan yang terdapat didalamnya masih sangat minim. Juga rambu jalan disekitaran jalan tol belum dipasang oleh petugas.

Sebelumnya, pada (16/06) lalu sebuah truck ekspedisi nopol L-9821-F menabrak truck pengangkut pasir nopol B 9953 FYT. Akibatnya supir dan kernet truck ekspedisi tersebut tewas.

Tidak hanya disebabkan oleh human error, kecelakaan di tol Cipali kerap disebabkan oleh hewan liar. Babi hutan dan musang yang sebelumnya menjadikan tol tersebut sebagai habitat hidup mereka yang kemudian dimusnahkan oleh pembangunan jalan tol tersebut.

Pemudik harus menaikan tingkat kewaspadaan jika menjadikan tol Cipali sebagai jalan utama mudiknya. Sehingga hal tersebut dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di tol tersebut. | Labibah

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next