Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Isis hukum mati 'lempar dari atas gedung'

Isis hukum mati 'lempar dari atas gedung'

KoPi| ISIS baru-baru ini mengunggah video dan foto proses eksekusi terpidana hukuman mati. Foto itu tersebar di twitter sejak 15 Januari 2014, diantara akun @tonyhardens. Foto-foto itu memperlihatkan empat orang terpidana mati berjenis kelamin pria dan satu perempuan.

Salah seorang terpidana pria diyakini sebagai gay dilempar dari atas atap bangunan. Sementara di bawahnya tampak orang-orang yang menonton eksekusi tersebut.

Berbeda dengan pria gay tersebut, tiga pria lainnya dieksekusi dengan cara yang berbeda. Mereka dituduh melakukan pencurian dan hukumannya adalah disalib dan ditembak dari jarak dekat. Sementara terpidana perempuan dengan tuduhah berzina dihukum dengan cara dilempari batu hingga mati. Sebelum mengeksekusi, algojo membacakan dosa-dosa setiap narapidana. Sebagian eksekusi ini direkam dalam sebuah video dan disebarkan.

Islamic State (ISIS)memberlakukan hukuman yang mereka yakini sebagai hukuman Tuhan di dunia, agar ketika di akherat tidak mendapatkan hukuman kembali bila mereka iklas bertobat dan menerima hukuman mati tersebut. |MNC|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next