Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan Featured

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan

Jogja-KoPi| Mantan Presiden RI di masa Orde Baru, HM Soeharto kembali tidak direstui pemerintah untuk mendapatkan gelar sebagai "Pahlawan Nasional". Soeharto sempat diusulkan oleh Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HIPMI) untuk mendapatkan gelar pahlawan di tahun 2015 beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi hanya mengukuhkan lima nama untuk ditasbihkan sebagai Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 10 November 2015. Nama-nama tersebut Bernard Wilhem Lapian (alm), Mas Iman (alm), Komjen Pol Moehammad Jasin (alm), I Gusti Ngurah Made Agung (alm) dan Ki Bagus Hadikusumo (alm). Mereka dikukuhkan sebagai pahlawan nasional lewat Keputusan Presiden (Keppres) 116/TK Tahun 2015.

Meskipun pemerintah belum bersedia memberikan gelar pahlawan, sebagian mahasiswa di Yogyakarta setuju bila mantan presiden tersebut diberi gelar Pahlawan Nasional. Hal itu bisa tercermin dari jajak pendapat yang dilakukan KoranOpini.Com di lingkungan mahasiswa-mahasiswa Yogyakarta.

KoranOpini.Com mengambil sampel 500 mahasiswa yang ditemukan melalui metode accidental sampling di 8 universitas besar seperti UGM, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, UNRIYO, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ada dua pertanyaan dalam jajak pendapat ini. (1) Bagaimana kesan terhadap mantan Presiden Soeharto? (2) Apakah setuju jika pemerintah memberi gelar pahlawan kepada Soeharto?

Jajak pendapat dilakukan mulai 3 hingga 6 November 2015.

Hasilnya adalah 52,80% menilai mantan Presiden Soeharto adalah baik dan 20,40% mengatakan buruk. Sementara 46,80% mengatakan setuju bila Soeharto menjadi pahlawan nasional dan 27,80% menyatakan tidak setuju.

Berikut adalah hasil dari jajak pendapat seutuhnya.

polsht1

gra1sht

pol2sht

gra2sht

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next