Menu
Gus Ipul Apresiasi Program Kepemilikan Rumah Bagi Driver Gojek

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemili…

Surabaya-KoPi| Wakil Gu...

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama selamatkan Golkar

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama …

Sleman-KoPi| Wakil Dewa...

Siswa di Bantul diduga terjangkit Difetri

Siswa di Bantul diduga terjangkit D…

Sleman-KoPi| Satu siswa...

Peneliti mendeteksi tanah merekah di Yogyakarta

Peneliti mendeteksi tanah merekah d…

Jogja-KoPi|Dua akademisi ...

Pakde Karwo Minta Kepala OPD Gunakan Tradisi Intelektual Pada Budaya Kerja

Pakde Karwo Minta Kepala OPD Gunaka…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Wujudkan Kecintaan Nabi Muhammad, Gus Ipul Baca “Duhai Kanjeng Nabi”

Wujudkan Kecintaan Nabi Muhammad, G…

Surabaya-KoPi| Mewujudk...

Pemkot Yogyakarta tidak akan terima masukan masyarakat sebagai pribadi

Pemkot Yogyakarta tidak akan terima…

Jogja-KoPi|Wakil Wali Kot...

Pemuda peduli Pemilu

Pemuda peduli Pemilu

Jogja-KoPi| Partsipasi ...

Laksda Arie Soedewo: Laut Indonesia belum terkelola baik

Laksda Arie Soedewo: Laut Indonesia…

Sleman-KoPi|Kepala Bada...

UMKM Foords Plaza Geldboom

UMKM Foords Plaza Geldboom

Surabaya -KoPi| Artis p...

Prev Next

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan Featured

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan

Jogja-KoPi| Mantan Presiden RI di masa Orde Baru, HM Soeharto kembali tidak direstui pemerintah untuk mendapatkan gelar sebagai "Pahlawan Nasional". Soeharto sempat diusulkan oleh Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HIPMI) untuk mendapatkan gelar pahlawan di tahun 2015 beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi hanya mengukuhkan lima nama untuk ditasbihkan sebagai Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 10 November 2015. Nama-nama tersebut Bernard Wilhem Lapian (alm), Mas Iman (alm), Komjen Pol Moehammad Jasin (alm), I Gusti Ngurah Made Agung (alm) dan Ki Bagus Hadikusumo (alm). Mereka dikukuhkan sebagai pahlawan nasional lewat Keputusan Presiden (Keppres) 116/TK Tahun 2015.

Meskipun pemerintah belum bersedia memberikan gelar pahlawan, sebagian mahasiswa di Yogyakarta setuju bila mantan presiden tersebut diberi gelar Pahlawan Nasional. Hal itu bisa tercermin dari jajak pendapat yang dilakukan KoranOpini.Com di lingkungan mahasiswa-mahasiswa Yogyakarta.

KoranOpini.Com mengambil sampel 500 mahasiswa yang ditemukan melalui metode accidental sampling di 8 universitas besar seperti UGM, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, UNRIYO, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ada dua pertanyaan dalam jajak pendapat ini. (1) Bagaimana kesan terhadap mantan Presiden Soeharto? (2) Apakah setuju jika pemerintah memberi gelar pahlawan kepada Soeharto?

Jajak pendapat dilakukan mulai 3 hingga 6 November 2015.

Hasilnya adalah 52,80% menilai mantan Presiden Soeharto adalah baik dan 20,40% mengatakan buruk. Sementara 46,80% mengatakan setuju bila Soeharto menjadi pahlawan nasional dan 27,80% menyatakan tidak setuju.

Berikut adalah hasil dari jajak pendapat seutuhnya.

polsht1

gra1sht

pol2sht

gra2sht

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next