Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan

Inilah pendapat mahasiswa Yogya bila Soeharto diberi gelar pahlawan

Jogja-KoPi| Mantan Presiden RI di masa Orde Baru, HM Soeharto kembali tidak direstui pemerintah untuk mendapatkan gelar sebagai "Pahlawan Nasional". Soeharto sempat diusulkan oleh Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HIPMI) untuk mendapatkan gelar pahlawan di tahun 2015 beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi hanya mengukuhkan lima nama untuk ditasbihkan sebagai Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 10 November 2015. Nama-nama tersebut Bernard Wilhem Lapian (alm), Mas Iman (alm), Komjen Pol Moehammad Jasin (alm), I Gusti Ngurah Made Agung (alm) dan Ki Bagus Hadikusumo (alm). Mereka dikukuhkan sebagai pahlawan nasional lewat Keputusan Presiden (Keppres) 116/TK Tahun 2015.

Meskipun pemerintah belum bersedia memberikan gelar pahlawan, sebagian mahasiswa di Yogyakarta setuju bila mantan presiden tersebut diberi gelar Pahlawan Nasional. Hal itu bisa tercermin dari jajak pendapat yang dilakukan KoranOpini.Com di lingkungan mahasiswa-mahasiswa Yogyakarta.

KoranOpini.Com mengambil sampel 500 mahasiswa yang ditemukan melalui metode accidental sampling di 8 universitas besar seperti UGM, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, UNRIYO, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ada dua pertanyaan dalam jajak pendapat ini. (1) Bagaimana kesan terhadap mantan Presiden Soeharto? (2) Apakah setuju jika pemerintah memberi gelar pahlawan kepada Soeharto?

Jajak pendapat dilakukan mulai 3 hingga 6 November 2015.

Hasilnya adalah 52,80% menilai mantan Presiden Soeharto adalah baik dan 20,40% mengatakan buruk. Sementara 46,80% mengatakan setuju bila Soeharto menjadi pahlawan nasional dan 27,80% menyatakan tidak setuju.

Berikut adalah hasil dari jajak pendapat seutuhnya.

polsht1

gra1sht

pol2sht

gra2sht

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next