Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Industri hilir Indonesia masih lemah

Industri hilir Indonesia masih lemah

Jogjakarta-KoPi| Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan perkembangan industri hilir Indonesia masih memiliki kelemahan dibandingkan dengan industri hulu.
Meski begitu pertumbuhan industri Indonesia lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi 4,73 %, pertumbuhan industri masih tumbuh 5,21%. Pertumbuhan industri, cukup besar 20 % daripada pertumbuhan ekonomi,” kata Saleh Husin saat konferensi pers di Royal Ambarukmo tentang koordinasi pemerintah daerah dan kementrian tanggal 13 November 2014.

Ke depan Saleh optimis jika nanti hasil koordinasi bernilai positif akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi. Kendala-kendala lapangan terkait pertumbuhan ekonomi akan teratasi.

“Permasalahan ini bisa teratasi, bisa memajukan industri. Kita masih menghadapi masalah energi, gas elpiji yang mahal, dan infrastrukur,” tambah Saleh.

Saleh memandang salah satu upaya untuk mengatasi kendala di bidang perindustrian melalui jalan investasi dan pengembangan teknologi industri. Pengembangan tekonologi saat ini masih memusat di industri besar. Selain itu pemanfaatannya pun terbatas pada kemampuan sumber daya manusianya. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next