Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Indonesia-Perancis lanjutkan kerjasama pendidikan tinggi

Indonesia-Perancis lanjutkan kerjasama pendidikan tinggi

Sleman-KoPi|Kemenristek Dikti bersama UGM dan Duta Besar Perancis melakukan pertemuan tahunan kerja sama antara Indonesia dan Perancis dalam bidang penelitian dan pendidikan tinggi ke sembilan di UGM,Rabu (3/5).

Pertemuan tersebut dihadiri kurang lebih 200 peneliti dari berbagai institusi penelitian seperti balitbang, lembaga pemerintah non kementrian,dan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan Perancis.

"Meeting ini merupakan bentuk kelompok kerja bersama Indonesia dan Perancis di Bidang Research dan pendidikan tinggi dan masuk ke tahun sembilan," ujar Ali Ghufron selaku Sekjend Kemenristek Dikti.

Setidaknya terdapat enam bidang kelompok kerja yang dibahas pada pertemuan yang di gelar di UGM. Diantaranya bidang ketahanan pangan dan agrikultur, kesehatan dan obat-obatan, energi yang terbarukan dan alternatif, Informasi teknologi komunikasi, ;kemanusiaan dan hukum serta kemaritiman.

Kerja sama Perancis-Indonesia ini sebelumnya sudah dijalin oleh Presiden Jokowi dan Presiden Perancis di Akhir Bulan Maret lalu. Sementara untuk kerja sama kali ini,Indonesia dan Perancis terfokus pada kerja sama dikti dan penelitian gabungan dua negara.

"Bentuk kerja sama yang dibangun berupa pendidikan kerja sama dibidang research dan joint research antara dua negara baik itu pihak dosen dan mahasiswa di Indonesia ataupun Perancis,"tambah Ali.

Sementara itu Duta Besar Perancis, Jean Charles Betounet mengatakan Perancis selalu mengembangkan dan menekankan kerja sama dengan Indonesia khususnya dalam hal Joint Research atau penelitian gabungan. Pihaknya pun mengakui Negara Perancis sangat diminati oleh pelajar dari Indonesia.

"Kami berharap dari pertemuan ini, jumlah pelajar Indonesia yang datang ke Perancis atau pun sebaliknya dapat bertambah setiap waktunya,"ujarn Jean.

Wakil rektor UGM,Paripurna juga menjelaskan terkait dengan bentuk kerja sama Joint Group sudah menjadi fokus utama di Perancis agar penelitian dilakukan secara global dan Internasional.

Pihaknya pun menekankan setelah kerja sama ini terjalin, kedepannya akan semakin banyak pelajar dari kedua negara agar tergabung dalam penelitian gabungan Indonesia Perancis.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next