Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Indonesia-Perancis lanjutkan kerjasama pendidikan tinggi

Indonesia-Perancis lanjutkan kerjasama pendidikan tinggi

Sleman-KoPi|Kemenristek Dikti bersama UGM dan Duta Besar Perancis melakukan pertemuan tahunan kerja sama antara Indonesia dan Perancis dalam bidang penelitian dan pendidikan tinggi ke sembilan di UGM,Rabu (3/5).

Pertemuan tersebut dihadiri kurang lebih 200 peneliti dari berbagai institusi penelitian seperti balitbang, lembaga pemerintah non kementrian,dan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan Perancis.

"Meeting ini merupakan bentuk kelompok kerja bersama Indonesia dan Perancis di Bidang Research dan pendidikan tinggi dan masuk ke tahun sembilan," ujar Ali Ghufron selaku Sekjend Kemenristek Dikti.

Setidaknya terdapat enam bidang kelompok kerja yang dibahas pada pertemuan yang di gelar di UGM. Diantaranya bidang ketahanan pangan dan agrikultur, kesehatan dan obat-obatan, energi yang terbarukan dan alternatif, Informasi teknologi komunikasi, ;kemanusiaan dan hukum serta kemaritiman.

Kerja sama Perancis-Indonesia ini sebelumnya sudah dijalin oleh Presiden Jokowi dan Presiden Perancis di Akhir Bulan Maret lalu. Sementara untuk kerja sama kali ini,Indonesia dan Perancis terfokus pada kerja sama dikti dan penelitian gabungan dua negara.

"Bentuk kerja sama yang dibangun berupa pendidikan kerja sama dibidang research dan joint research antara dua negara baik itu pihak dosen dan mahasiswa di Indonesia ataupun Perancis,"tambah Ali.

Sementara itu Duta Besar Perancis, Jean Charles Betounet mengatakan Perancis selalu mengembangkan dan menekankan kerja sama dengan Indonesia khususnya dalam hal Joint Research atau penelitian gabungan. Pihaknya pun mengakui Negara Perancis sangat diminati oleh pelajar dari Indonesia.

"Kami berharap dari pertemuan ini, jumlah pelajar Indonesia yang datang ke Perancis atau pun sebaliknya dapat bertambah setiap waktunya,"ujarn Jean.

Wakil rektor UGM,Paripurna juga menjelaskan terkait dengan bentuk kerja sama Joint Group sudah menjadi fokus utama di Perancis agar penelitian dilakukan secara global dan Internasional.

Pihaknya pun menekankan setelah kerja sama ini terjalin, kedepannya akan semakin banyak pelajar dari kedua negara agar tergabung dalam penelitian gabungan Indonesia Perancis.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next