Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Hasil riset, partisipasi pemilu kota Jogja paling rendah

Hasil riset, partisipasi pemilu kota Jogja paling rendah

Jogjakarta-KoPi | Berdasarkan hasil riset lembaga IRE (Institute and Research Empowerment) bekerja sama dengan KPU Kota Jogja menunjukan partisipasi masyarakat kota terhadap pemilu rendah. Mobilitas dan kesibukan masyarakat kota Jogja menjadi faktor utama rendahnya partisipasi pemilu.

Menurut anggota KPU Kota Jogja, Rani hasil riset ini akan menjadi bahan refleksi untuk pemilihan kepada daerah pada tahun 2017 nanti. “Riset ini untuk melihat situasi, agar bisa menyusun kebijakan tertentu untuk pemilihan nanti,” ungkap Rani saat diskusi hasil riset ‘Partisipasi Masyarakat Jogja dalam Pemilu’ di Pendopo KPU Kota Jogja puul 14.00 WIB.

Riset terbatas yang dilakukan oleh peneliti IRE Dina Mariana menunjukan permasalahan terletak pada tahapan sosialisasi, kampanye, dan penghitungan suara. Hampir di setiap tahapan mempunyai kendala.

Namun Dina menyempitkan pada permasalahan sosialisasi. Sosialisasi yang baik dan proses kandisasi yang transparan mendorong masyarakat partisipasi masyarakat.

“Angka partisipasi tidak hanya diukur dari hasil saja. Namun dari sisi hasi akhir, proses hingga suara partisipasi dari tahapan sebelumnya,” tutur Dina.

Dina menyebutkan pihak KPU Kota juga masih terbatas dalam melakukan sosialisasi. Ditambah sikap masyarakat yang lebih familiar dengan sosiaslisasi tatap muka dibandingkan sosialisasi melalui media masaa.

Namun menurut Dosen Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, Rahmat Muhajir menilai riset Dina memilki kekurangan. Rahmat menambahkan metodologi yang dipakai belum tepat serta pemaparan hasil riset belum menyentuh penggambaran partisipasi masyarakat.

“Di sini tidak dituliskan presentase partisipasi pemilih usia sekian berapa persen dan penelitian ini belum jelas untuk kategori pemilihan kepada daerah, presiden atau partai, tentu kategori pemilihan akan berdampak pada partisipasi masyarakat,” tutur Rahmat. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next