Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Hasil pantauan BPOM masih 16% produksi produk tidak memenuhi ketentuan

Kepala Balai Besar POM, I Gusti Ayu Adi Arya Patni saat konferensi pers Kepala Balai Besar POM, I Gusti Ayu Adi Arya Patni saat konferensi pers

Jogjakarta-KoPi| Selama periode Januari-Agustus 2015 Balai Besar POM DIJ telah melakukan pemeriksaan pada produksi dan distribusi obat, pangan, kosmetik dan obat tradisional.

Hasil pemeriksaan menemukan 210 sarana produksi terdapat 176 sarana (83,81%) memenuhi ketentuan dan 34 sarana (16,19%) tidak memenuhi ketentuan. Sementara dari hasil 582 sarana distribusi yang diperiksa terdapat 342 sarana (58,76) memenuhi ketentuan dan 240 sarana (41,24) tidak memenuhi ketentuan.

"Pemeriksaan sarana yang legal dan produk yang legal seperti supermarket dan apotik, sementara untuk sarana ilegal dan produk legal itu kewenangan polisi," tutur Kepala Balai Besar POM DIJ, I Gusti Ayu Adi Arya Patni saat konferensi pers di kantor Blai Besar POM DIJ pukul 10.00 Wib.

Produk yang terkena razia didominasi oleh produk kosmetik dan obat kuat tradisional. Penemuan beberapa kosmetik megandung bahan berbahaya seperti melamin. Beberapa produk lainnya tidak memilki ijin edar.

Pihak BPPOM DIJ mengakui kasus pelanggaran hukum yang terjadi akibat kelalaian pihak produsen yang tidak mengindahkan ketentuan yang berlaku. BPPOM DIJ menghimbau kepada konsumen untuk lebih jeli ketika membeli produk.

" Kami menghimbau kepada konsumen mengecek KIK, kemasan, ijin edar, dan kadaluarsa," imbuh Ary.

| Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next