Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Hari ke-3 Pelatihan dan Hiburan di Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 27

Hari ke-3 Pelatihan dan Hiburan di Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 27

Jogjakarta-KoPi| Hari ke-3 ini semua kegiatan FKY27 berpusat di Taman Kuliner Condongcatur. Sejak jam 12:00 WIB suasana Taman Kuliner Condongcatur sudah mulai riuh dengan kehadiran para pemilik tenant yang mempersiapkan kios-kiosnya di sini.

Meskipun namanya “Taman Kuliner”, namun bukan berarti seluruh tenant yang ada di Pasar Seni Festival Kesenian Yogyakarta 27 ini hanya melulu berjualan makanan, minuman, dan kudapan. Ada pula tenant yang menyediakan produk-produk kreatif dan kerajinan yang menarik, unik, dan khas.

Workshop hari ini menarik karena membuat busana dari koran yang diberikan oleh Mas Dhani Brain, yang merupakan alumni teater tahun 2000 yang hingga kini masih fokus dalam keartistikan. Ia beberapa kali dipercaya untuk membuat properti dan kostum beberapa pertunjukan teater seperti teater Garasi. Direncanakan workshop in iakan berjalan 3 hari dan di hari ke-4 akan dilombakan dengan juri Dhani Brain dan seorang juri lainnya. Sebelum itu, di sore harinya adapula workshop vokal Raung Jagat oleh Ruli Shabara yang nanti hasilnya akan dipentaskan pada tgl 25 Agustus 2015 di Panggung Seni Festival Kesenian Yogyakarta 27.

Adapun panggung pasar seni di sore hari dibuka oleh Untitled Joy yang terbentuk pertengahan 2006 terdiri atas Adi Putra (Guitar), Bagus Tomo (Drum),, Maiky Nofriyanto (Noise), Nico Okada (Vocal &Puisi), dan Riyan Kresnandi (Bass).

Kemudian Dinosaur Youth, band beraliran indie-rock/alternative-rock yang terinspirasi oleh kultur populer 90an, dimana MTV masih menjadi acuan kepopuleran seseorang di kalangan sebayanya, dengan beranggotakan Robert (guitar), Dutty (Bass), dan Rizal (Drum), menyusul turut meramaikan panggung seni FKY27.

Sebuah kelompok musik bernama unik Skandal juga ada dalam jajaran penampil malam ini. Sesuai namanya, Skandal sebuah proyek musik perselingkuhan dari gabungan beberapa personil band lintas genre yang ada di Yogyakarta. Pada tahun 2014 seiring dengan berjalannya waktu formasi Skandal mengalami perubahan, dimana formasi sekarang tinggal menyisakan 4 orang, yakni Sidha (vokal), Aga (drum), Rezha (gitar) dan Robert (gitar).

Luise Najib, wanita kelahiran Balikpapan 28 November 1989 turut menyegarkan panggung terbuka di Taman Kuliner Condongcatur hari ini. Pada tahun 2014, Luise memutuskan untuk melanjutkan karir musiknya di jalur indie. Masih dengan semangat berkarya yang tinggi, Luise bersama dengan Erwin Zubiyan membuat sebuah duo bernama “Wangi Hujan”.

Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul malam kemarin berperan sebagai peleapas dahaga para penonton yang merindukan pertunjukkan seni tradisional. Hal ini terbukti dengan beberapa penonton yang turut serta menari di depan panggung. Sungguh hiburan yang menghangatkan udara malam di Sleman ini.

Setelah kehadiran Maz Inung Gitaris 5 Gunung 3 Lautan, sebuah kelompok bernama The Cloves And The Tobacco yang mengusung genre Paddy Beat Punk dengan berrangotakan Abiyoga Fazri (Electric Guitar/Back Vocal), Kahfi (Bass), Adit Tongseng (Vocals, Acoustic Guitar), Kojack Blues (5 String Banjo) Fani Black (Tin Whistle), Piztt (Drunken’ Fiddler, Keyboard, Shouter), dan Koro (Drums) menutup gelaran panggung pasar seni FKY 27 hari ke-3 ini.

Selain panggung Pasar Seni, ada juga panggung-panggung kecil di sekitaran Pasar Seni FKY 27, yaitu yang disebut Panggung Fringe, di panggung ini para seniman local unjuk gigi dengan kebisaan mereka seperti musik pengamen jalanan oleh Mas Yuliono, mini teater dan musik noise, juga ada sulap. Panggung Fringe ini diharapkan dapat memberikan suasana yang berbeda, menikmati kesenian yang intim dengan pengunjung.

Agenda Festival Kesenian Yogyakarta 27 esok hari diwarnai antara lain oleh Lokakarya Seni Grafis di Wirogunan, Malam Sastra FKY “Ini Muka, Siapa Punya?”, Mila Art Dance, dan BATIGA.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next