Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bandara di Kulonprogo batal

Bandara di Kulonprogo batal

Jogjakarta-KoPi| Akhirnya perjuangan warga WTT ( Wahana Tri Tunggal) berbuah manis, sidang terhadap gugatan IPL Gubernur DIY telah memenangkan warga WTT dalam sidang putusan yang digelar di PTUN Jogja pukul 11. 00 WIB siang tadi.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Indah Tri Haryanti SH mempertimbangkan pembangunan bandara baru di Kulonprogo tidak ada dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional dan Provinsi.

Namun dalam rancangan RTRW provinsi justru adanya pengembangan bandara Adi Sucipto, Jogjakarta. Selain itu majelis hukum juga menimbang kawasan sepanjang Pantai Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul rawan bencana tsunami.

Putusan mejelis hakim disambut sorak dan syukur oleh para warga WTT. Selanjutnya, mejelis hakim meminta pemda untuk mencabut SK Gubernur no 68/KEP/2015 tentang Ijin Penetapan Lokasi (IPL) Bandara di wilayah Temon, Kulonprogo.

Salah satu warga WTT, Samiyati sangat bersyukur dengan keputusan mejelis hakim. Dia menegaskan derahnya sudah bagus dan subur tidak perlu ada pembangunan bandara baru.

Namun berbeda dengan tim tergugat, Kabiro Hukum sekretariatan daerah DIY, Dewo Isnubroto menyanyangkan lebih putusan hakim pada pengembangan badara Adi Sucipto, Jogjakarta.

“Ini masuk wilayah pengembangan. Jika ini daerah rawan tsunami harusnya disikapi pembangunan yang canggih, seperti Palembang. Jika ini yang dikhawatirkan daerah rawan tsunami kenapa penduduk diperbolehkan tinggal di situ”, kritik Dewo.

Secara terpisah bersamaan dengan jalannya persidangan, para mahasiswa berunjuk rasa di luar pengadilan PTUN Jogja. Massa menuntut jalannya sidang berlaku adil dan fair.

|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next