Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Genjot sektor pariwisata, Dinpar luncurkan 'paket hemat'

Ketua ASITA DIY Ketua ASITA DIY

Jogjakarta-KoPi| Dalam periode tahun 2015 lalu angka wisatawan Jogja mencapai 13 juta orang. Kebanyakan didominasi dari wisatawan domestik luar daerah dan sisanya wisatawan mancanegara.

Ketua Asiosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) DIY, Udi Sudyanto mengapresiasi tinggi pencapaian sektor pariwisata DIY. Udi memandang pencapaian tersebut tidak terlepas dari kejasama antara Dinpar dengan jajarannya.

Bahkan Udi membocorkan Dinpar akan meluncurkan paket hemat. Paket hemat merupakan strategi baru menggenjot wisatawan datang ke Jogjakarta. Konsep baru ini mengemas destinasi-destinasi wisata unggulan di Jogja, yang berupa kombinasi wisata unggulan atau destinasi wisata baru; seperti wisata baru di Kabupaten Sleman dan Kulonprogo.

"Tadi pagi Dinas Pariwisata DIY, kota, ASITA, hotel, pengusaha transport, mengusulkan paket wisata hemat. Mungkin Februari akan diluncurkan,"jelas Udi saat ditemui dihotel Grove pada Jumat, 22 Januari 2016.

Pengembangan paket hemat nanti akan mengintegrasikan travel, penginapan dan restoran. Nantinya terjadi kesinambungan antara lembaga dan asosiasi yang bergerak di bidang pariwisata.

Sementara terkait dengan era Masyarakat Ekonomi ASEAN, Udi menganggapnya sebagai tantangan sekaligus ancaman.
Dengan melihat perkembangan wisata lokal DIY, Udi optimis sektor pariwisata DIY mampu bersaing dalam MEA. Kunci menghadapi MEA dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Selain itu pemerintah daerah juga turut menurunkan kebijakan yang pro pekerja sektor pariwisata. "Kita ada di anggota di ASEAN, takutnya kalah modal dari mereka, pemerintah di sini harus buat kebijakan yang melindungi pengusaha lokal, hotel lokal, peraturan apapun,"kata Udi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next