Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Genjot sektor pariwisata, Dinpar luncurkan 'paket hemat'

Ketua ASITA DIY Ketua ASITA DIY

Jogjakarta-KoPi| Dalam periode tahun 2015 lalu angka wisatawan Jogja mencapai 13 juta orang. Kebanyakan didominasi dari wisatawan domestik luar daerah dan sisanya wisatawan mancanegara.

Ketua Asiosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) DIY, Udi Sudyanto mengapresiasi tinggi pencapaian sektor pariwisata DIY. Udi memandang pencapaian tersebut tidak terlepas dari kejasama antara Dinpar dengan jajarannya.

Bahkan Udi membocorkan Dinpar akan meluncurkan paket hemat. Paket hemat merupakan strategi baru menggenjot wisatawan datang ke Jogjakarta. Konsep baru ini mengemas destinasi-destinasi wisata unggulan di Jogja, yang berupa kombinasi wisata unggulan atau destinasi wisata baru; seperti wisata baru di Kabupaten Sleman dan Kulonprogo.

"Tadi pagi Dinas Pariwisata DIY, kota, ASITA, hotel, pengusaha transport, mengusulkan paket wisata hemat. Mungkin Februari akan diluncurkan,"jelas Udi saat ditemui dihotel Grove pada Jumat, 22 Januari 2016.

Pengembangan paket hemat nanti akan mengintegrasikan travel, penginapan dan restoran. Nantinya terjadi kesinambungan antara lembaga dan asosiasi yang bergerak di bidang pariwisata.

Sementara terkait dengan era Masyarakat Ekonomi ASEAN, Udi menganggapnya sebagai tantangan sekaligus ancaman.
Dengan melihat perkembangan wisata lokal DIY, Udi optimis sektor pariwisata DIY mampu bersaing dalam MEA. Kunci menghadapi MEA dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Selain itu pemerintah daerah juga turut menurunkan kebijakan yang pro pekerja sektor pariwisata. "Kita ada di anggota di ASEAN, takutnya kalah modal dari mereka, pemerintah di sini harus buat kebijakan yang melindungi pengusaha lokal, hotel lokal, peraturan apapun,"kata Udi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next